WhatsApp Image 2023-03-31 at 08.31.481

SERI 6 – MENGINGATKAN DIRI

TEMA KEUTAMAAN SAHUR DAN BERBUKA PUASA

Oleh: Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd.

Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang sangat dinanti oleh umat muslim di seluruh dunia. Selama bulan ini, umat muslim diwajibkan untuk berpuasa dari fajar hingga terbenam matahari sebagai bentuk penghormatan dan pengabdian kepada Allah SWT. Puasa sendiri memiliki banyak manfaat baik dari segi kesehatan, sosial, maupun spiritual. Di dalam menjalankan ibadah puasa, terdapat dua waktu penting yang sangat disarankan untuk tidak diabaikan, yaitu sahur dan berbuka puasa. Kedua waktu ini memiliki keutamaan dan manfaat yang sangat besar bagi kesehatan dan keberkahan selama menjalankan ibadah puasa.

  1. Keutamaan Makan Sahur
    Makan sahur adalah waktu makan sebelum terbit fajar dan dimaksudkan untuk memberi energi dan nutrisi yang cukup untuk tubuh selama menjalankan puasa. Rasulullah SAW bersabda, “Makan sahur adalah berkah yang tidak boleh ditinggalkan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam hadits lain, Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa makan sahur dapat membantu memperkuat tubuh dan memperbanyak pahala selama menjalankan puasa.
    Selain itu, makan sahur dapat membantu mengurangi rasa lapar dan kehausan selama puasa sehingga dapat meningkatkan konsentrasi dan produktivitas selama aktivitas sehari-hari. Makan sahur juga dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan memperkuat sistem kekebalan tubuh selama berpuasa.
  2. Keutamaan Berbuka Puasa
    Berbuka puasa merupakan waktu yang sangat dinantikan oleh umat muslim setelah berpuasa sepanjang hari. Waktu berbuka puasa adalah saat yang tepat untuk menyantap makanan dan minuman yang sehat dan bergizi. Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang berpuasa memperoleh dua kebahagiaan: kebahagiaan saat berbuka dan kebahagiaan saat bertemu dengan Rabbnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
    Selain memberikan nutrisi yang cukup untuk tubuh, makanan dan minuman yang dikonsumsi saat berbuka puasa dapat membantu memperbaiki kondisi tubuh yang lelah dan kekurangan energi. Saat berbuka puasa, umat muslim diharapkan untuk berterima kasih dan bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT dan berdoa untuk memohon ampunan atas segala dosa yang dilakukan.

Selain manfaat kesehatan, sahur dan berbuka puasa juga memiliki keutamaan spiritual yang sangat penting. Saat sahur, umat muslim dapat mengambil waktu untuk berdoa dan memperbanyak ibadah untuk mendapatkan keberkahan dan rahmat Allah SWT. Sedangkan saat berbuka puasa, umat muslim diharapkan untuk berterima kasih dan bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT dan berdoa untuk memohon ampunan atas segala dosa yang dilakukan Makan sahur dan berbuka puasa memiliki keutamaan dan manfaat yang sangat penting bagi kesehatan dan keberkahan selama menjalankan ibadah puasa. Oleh karena itu, umat muslim diharapkan untuk tidak mengabaikan waktu-waktu penting ini dan memanfaatkannya secara optimal untuk menjalankan ibadah puasa dengan baik dan benar. Wallahua’lam bi asshowab….

WhatsApp Image 2023-03-31 at 08.31.43

SERI 5 – MENGINGATKAN DIRI

RAMADHAN MENINGKATKAN KECERDASAN SOSIAL

Oleh: Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd.

Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai bulan puasa, Ramadhan juga memiliki banyak nilai-nilai positif dan manfaat bagi kehidupan sosial umat Muslim. Salah satu manfaat dari Ramadhan adalah meningkatkan kecerdasan sosial umat Muslim.

  1. Kecerdasan sosial adalah kemampuan untuk memahami dan berinteraksi dengan orang lain dengan baik. Ini meliputi kemampuan untuk membaca emosi, memahami sudut pandang orang lain, dan berkomunikasi dengan efektif. Dalam konteks Ramadhan, kecerdasan sosial dapat ditingkatkan melalui beberapa cara:
    Berpuasa bersama-sama
    Selama bulan Ramadhan, umat Muslim berpuasa bersama-sama sebagai komunitas. Hal ini memungkinkan mereka untuk saling mendukung dan membangun kebersamaan. Dalam situasi seperti ini, kecerdasan sosial dapat ditingkatkan melalui pengembangan empati dan kemampuan untuk merasakan perasaan orang lain.
  2. Berbagi makanan dengan orang lain
    Di bulan Ramadhan, umat Muslim juga diharapkan untuk membagikan makanan mereka dengan orang lain, terutama yang kurang beruntung. Hal ini dapat membantu meningkatkan kemampuan untuk memahami kebutuhan orang lain dan meningkatkan empati.
  3. Beribadah bersama
    Ramadhan juga merupakan bulan di mana umat Muslim lebih aktif dalam beribadah bersama. Hal ini melibatkan salat tarawih, dzikir, dan kegiatan sosial lainnya. Dalam situasi seperti ini, umat Muslim dapat membangun hubungan sosial yang lebih baik dengan orang lain, dan belajar untuk memahami perbedaan antara individu dan kelompok.
  4. Berbuat kebaikan
    Selama Ramadhan, umat Muslim dianjurkan untuk berbuat kebaikan kepada orang lain. Ini termasuk memberikan sedekah, membantu orang yang membutuhkan, dan melakukan tindakan-tindakan kecil yang dapat membantu orang lain. Dalam hal ini, kecerdasan sosial dapat ditingkatkan melalui peningkatan kemampuan untuk memahami dan membantu orang lain.

Kesimpulannya, Ramadhan dapat membantu meningkatkan kecerdasan sosial umat Muslim melalui pengembangan empati, kemampuan untuk memahami sudut pandang orang lain, dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan efektif. Oleh karena itu, di bulan Ramadhan, umat Muslim diharapkan untuk lebih aktif dalam melakukan kegiatan sosial yang dapat membantu meningkatkan kecerdasan sosial mereka dan memperkuat hubungan sosial mereka dengan orang lain. Wallahua’lam….

WhatsApp Image 2023-03-31 at 08.31.422

SERI 4 – MENGINGATKAN DIRI

BULAN RAMADHAN KESEMPATAN UNTUK MEMPERBAIKI DIRI

Oleh: Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai bulan suci dalam agama Islam, bulan ini juga memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk memperbaiki diri dan memperkuat iman. Oleh karena itu, inilah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan mencari kebahagiaan.

Berikut adalah beberapa tips untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri:

  1. Meningkatkan Ibadah
    Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, di mana pahala ibadah dilipatgandakan. Oleh karena itu, gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir. Jadikan hal ini sebagai kebiasaan yang dapat dilakukan sehari-hari. Selain itu, cobalah untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan seperti tarawih dan pengajian.
  2. Menjaga Pola Makan
    Pola makan juga sangat penting selama bulan Ramadhan. Meskipun berpuasa sepanjang hari, pastikan untuk tidak makan berlebihan saat berbuka puasa atau sahur. Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Selain itu, hindari makanan yang berlemak dan berat yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
  3. Mengendalikan Emosi
    Bulan Ramadhan juga merupakan waktu yang tepat untuk mengendalikan emosi. Usahakan untuk tidak marah atau emosi berlebihan, terutama saat berinteraksi dengan orang lain. Cobalah untuk tetap tenang dan sabar dalam menghadapi masalah atau situasi yang sulit.
  4. Berbagi dengan Orang Lain
    Bulan Ramadhan juga adalah waktu yang tepat untuk berbagi dengan orang lain. Cobalah untuk membantu orang yang membutuhkan, seperti memberikan makanan atau pakaian kepada orang yang kurang mampu. Selain itu, berbagi dengan orang yang membutuhkan juga dapat meningkatkan kebahagiaan dan kepuasan hidup.
  5. Meningkatkan Hubungan dengan Keluarga
    Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan hubungan dengan keluarga. Cobalah untuk lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga, terutama saat berbuka puasa atau sahur. Selain itu, cobalah untuk membantu pekerjaan rumah tangga atau memberikan dukungan kepada keluarga dalam menjalankan ibadah.
  6. Menghindari Hal-hal yang Negatif
    Bulan Ramadhan juga adalah waktu yang tepat untuk menghindari hal-hal yang negatif. Hindari hal-hal yang dapat mengganggu ibadah seperti nonton film atau mendengarkan musik saat waktu berbuka puasa atau sahur. Cobalah untuk lebih banyak membaca Al-Qur’an atau buku-buku agama yang dapat meningkatkan iman.
  7. Menjaga waktu
    Bulan Ramadhan adalah waktu yang sangat berharga, dan kita perlu menggunakannya dengan bijak. Cobalah untuk memanfaatkan waktu dengan lebih produktif, seperti membaca buku, belajar atau mengikuti kursus online, atau melakukan kegiatan yang berguna lainnya.
  8. Menjaga kesederhanaan
    Bulan Ramadhan juga dapat membantu kita untuk lebih menghargai kesederhanaan dalam hidup. Cobalah untuk mengurangi konsumsi benda-benda yang tidak diperlukan, dan menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman-teman dengan cara yang sederhana dan bermakna.

Dalam kesimpulannya, bulan Ramadhan merupakan waktu yang tepat bagi kita untuk memperbaiki diri secara spiritual dan fisik. Dengan meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki hubungan dengan orang lain, menjaga kesehatan, menjaga waktu, dan menjaga kesederhanaan, kita dapat mengambil manfaat maksimal dari bulan Ramadhan dan mengembangkan diri kita secara positif. Semoga kita semua dapat meraih keberkahan bulan Ramadhan. Amin ya Robbal ‘Alamiin….

WhatsApp Image 2023-03-31 at 08.31.47

SERI 3 – MENGINGATKAN DIRI

Introspeksi Diri di Bulan Ramadhan: Kajian Sederhana di Sekeliling Kita

oleh: Muhammad Isnaini

Assalamu’alaikum, Wr., Wb. Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Di bulan ini, umat Muslim melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh. Namun, Ramadhan tidak hanya sekedar tentang menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Ramadhan adalah bulan introspeksi, dimana umat Muslim merenungkan dan memperbaiki diri sendiri.

Introspeksi adalah proses refleksi atau perenungan yang dilakukan oleh seseorang untuk memahami dan memperbaiki dirinya sendiri. Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi, karena selama bulan ini umat Muslim fokus pada kebaikan dan kebersihan hati mereka.

Introspeksi di bulan Ramadhan bisa dimulai dengan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Selama bulan ini, umat Muslim memperbanyak ibadah dan doa, serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah. Dengan memperbaiki hubungan dengan Allah, maka kita bisa menjadi lebih baik dan lebih dekat dengan-Nya.

Selain itu, bulan Ramadhan juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki hubungan dengan sesama manusia. Umat Muslim diajarkan untuk berbuat baik dan mengampuni kesalahan orang lain. Kita harus belajar untuk memaafkan dan tidak memikirkan balas dendam, serta memperbanyak amalan kebaikan seperti berinfaq dan memberikan sedekah.

Introspeksi juga harus dimulai dari diri sendiri. Kita harus memperbaiki karakter dan sifat-sifat buruk yang ada dalam diri kita. Contohnya, jika kita memiliki sifat egois atau suka meremehkan orang lain, maka kita harus berusaha untuk mengubahnya menjadi sifat yang lebih baik. Kita harus belajar untuk lebih sabar, lebih murah hati, dan lebih memperhatikan orang lain.

Dalam melakukan introspeksi, kita harus jujur pada diri sendiri dan mengenali kelemahan serta kekurangan yang ada dalam diri kita. Kita harus berusaha untuk memperbaiki diri dan mencari solusi untuk mengatasi masalah yang ada. Dengan melakukan introspeksi, kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Introspeksi di bulan Ramadhan bisa menjadi awal yang baik untuk memulai perubahan dan memperbaiki diri. Dengan memperbaiki hubungan dengan Allah, sesama manusia, dan diri sendiri, kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi orang lain. Semoga kita bisa memanfaatkan bulan Ramadhan dengan baik dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi setelah bulan Ramadhan berakhir. Wallahua’lam…

WhatsApp Image 2023-03-31 at 08.31.442

SERI 2 – MENGINGATKAN DIRI

Bermedsos di Bulan Ramadhan serta Bernilai Ibadah

oleh: Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan keberkahan bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selama bulan ini, umat Muslim berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam dan melaksanakan berbagai ibadah lainnya seperti sholat tarawih, membaca Al-Quran, dan berinfaq. Namun, dalam era digital seperti sekarang ini, media sosial juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai ibadah selama bulan Ramadhan.

Berikut adalah beberapa cara untuk menggunakan media sosial secara produktif dan bernilai ibadah selama bulan Ramadhan:

  1. Berbagi konten positif: Sebagai pengguna media sosial, Anda dapat memanfaatkan platform tersebut untuk berbagi konten yang positif dan bermanfaat bagi orang lain. Misalnya, Anda dapat membagikan kutipan-kutipan Al-Quran atau hadits yang memberikan motivasi dan inspirasi bagi pengikut Anda. Anda juga dapat berbagi cerita inspiratif tentang orang-orang yang memperlihatkan kebaikan selama bulan Ramadhan, seperti orang yang berinfaq kepada orang yang membutuhkan.
  2. Menyebarkan informasi: Selama bulan Ramadhan, terdapat banyak informasi yang dapat membantu umat Muslim dalam menjalankan ibadah. Sebagai pengguna media sosial, Anda dapat menyebarkan informasi tersebut kepada pengikut Anda. Misalnya, Anda dapat membagikan jadwal sholat tarawih di masjid terdekat, jadwal imsakiyah, atau tips-tips seputar berpuasa yang bermanfaat.
  3. Berdiskusi dengan orang lain: Media sosial juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat diskusi untuk membahas berbagai topik seputar agama dan ibadah. Anda dapat membentuk grup diskusi dengan teman-teman Anda atau bergabung dengan grup diskusi yang sudah ada. Dalam grup diskusi ini, Anda dapat berbagi pengalaman, bertanya-tanya, dan belajar dari orang lain tentang cara terbaik untuk memperdalam ibadah selama bulan Ramadhan.
  4. Menggalang donasi: Selama bulan Ramadhan, umat Muslim juga diwajibkan untuk berinfaq dan bersedekah kepada orang yang membutuhkan. Anda dapat memanfaatkan media sosial untuk menggalang donasi bagi orang yang membutuhkan. Misalnya, Anda dapat membuat postingan tentang penggalangan dana untuk anak yatim piatu atau orang yang terdampak bencana alam.
  5. Menghindari konten negatif: Media sosial juga merupakan tempat yang penuh dengan konten negatif seperti provokasi, hoaks, dan tindakan negatif lainnya. Selama bulan Ramadhan, usahakan untuk menghindari konten negatif tersebut dan memperbanyak konten positif yang bermanfaat.

Dalam mengoptimalkan penggunaan media sosial selama bulan Ramadhan, kita harus tetap berhati-hati dan menghindari perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama. Selain itu, kita juga harus senantiasa menjaga akhlak dan tidak memposting konten yang merugikan orang lain. Dengan memanfaatkan media sosial secara produktif dan bernilai. Wallahua’lam….