WhatsApp Image 2023-03-31 at 08.31.462

SERI 8 – MENGINGATKAN DIRI

MERAIH BERKAH RAMADHAN DENGAN ISTIGHFAR DAN SHOLAT MALAM

Oleh: Al-Faqir Muhammad Isnaini

Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan rahmat dari Allah SWT. Di bulan ini, umat muslim di seluruh dunia berpuasa dan melakukan amalan-amalan yang lebih banyak dibandingkan bulan-bulan lainnya. Selain itu, bulan Ramadhan juga merupakan bulan yang sangat baik untuk meraih keberkahan dari Allah SWT, salah satunya dengan melakukan istighfar dan shalat malam. Dalam Islam, istighfar dan shalat malam merupakan amalan-amalan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, terutama di bulan Ramadhan. Rasulullah SAW sendiri sangat aktif melakukan kedua amalan tersebut dan menganjurkan umat muslim untuk melakukannya. Berikut ini adalah beberapa perintah Rasulullah SAW terkait istighfar dan shalat malam di bulan Ramadhan:

  1. Istighfar
    Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam hadits ini, Rasulullah SAW menunjukkan bahwa dengan berpuasa di bulan Ramadhan, kita dapat memperoleh ampunan dari Allah SWT.
    Selain itu, Rasulullah SAW juga pernah bersabda, “Tidaklah hamba mengucapkan suatu kalimat yang lebih disenangi Allah SWT dari pada empat kalimat, yaitu kalimat subhanallah, alhamdulillah, laa ilaaha illallah, dan allahu akbar. Yang paling aku sukai adalah kalimat laa ilaaha illallah.” (HR. Muslim). Dalam hadits ini, Rasulullah SAW menunjukkan bahwa dengan mengucapkan kalimat istighfar, kita dapat memperoleh pahala yang besar dari Allah SWT.
  2. Shalat Malam
    Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barangsiapa yang berdiri (shalat) di malam hari dalam bulan Ramadhan dengan iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam hadits ini, Rasulullah SAW menunjukkan bahwa dengan melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan, kita dapat memperoleh ampunan dari Allah SWT.

Selain itu, Rasulullah SAW juga pernah bersabda, “Barangsiapa yang berdiri (shalat) di malam hari dengan sepuluh ayat dari Al-Qur’an, maka dia tidak dicatat sebagai orang yang lalai.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam hadits ini, Rasulullah SAW menunjukkan bahwa dengan melaksanakan shalat malam dan membaca sepuluh ayat dari Al-Qur’an, kita dapat memperoleh pahala yang besar dari Allah SWT.

Dari kedua perintah tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa istighfar dan shalat malam merupakan amalan-amalan yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan. Dengan melakukan kedua amalan tersebut, kita dapat memperoleh ampunan dan pahala yang besar dari Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita memperbanyak amalan istighfar dan shalat malam di bulan Ramadhan ini, seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Wallahua’lam bis as-showab…

WhatsApp Image 2023-03-31 at 08.31.541

SERI 7 – MENGINGATKAN DIRI

Meraih Berkah Ramadhan dengan Istighfar dan Shalat Malam

Oleh: Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd.

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan rahmat dari Allah SWT. Selama bulan ini, umat muslim diwajibkan untuk berpuasa sebagai bentuk pengabdian dan penghormatan kepada Allah SWT. Namun, puasa bukanlah satu-satunya ibadah yang harus dilakukan selama bulan Ramadhan. Ada beberapa ibadah lain yang sangat dianjurkan untuk dilakukan selama bulan ini, yaitu istighfar dan shalat malam.

  1. Istighfar
    Istighfar adalah doa memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan. Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang banyak meminta ampun kepada Allah SWT, maka Allah akan memberikan kepadanya jalan keluar dari setiap kesulitan, dan memberikan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (HR. Abu Dawud).
    Selama bulan Ramadhan, kita dianjurkan untuk memperbanyak istighfar karena bulan ini merupakan bulan penuh rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Dengan memohon ampunan dan bertaubat kepada Allah SWT, kita dapat membersihkan diri dari segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan dan mendapatkan berkah serta keberkahan di bulan Ramadhan.
  2. Shalat Malam
    Shalat malam merupakan ibadah yang sangat dianjurkan dilakukan selama bulan Ramadhan. Shalat malam adalah waktu yang sangat istimewa untuk beribadah karena pada waktu ini, langit dan bumi sedang tenang dan tidak ada yang mengganggu.
    Rasulullah SAW bersabda, “Shalat malam itu adalah ibadah yang lebih utama daripada shalat di siang hari.” (HR. Muslim). Dalam shalat malam, kita dapat memperbanyak doa, membaca Al-Quran, dan memohon ampunan serta ridha dari Allah SWT. Dengan melaksanakan shalat malam, kita dapat meningkatkan kualitas ibadah kita dan mendapatkan berkah serta keberkahan di bulan Ramadhan.

Dalam kesimpulannya, meraih berkah di bulan Ramadhan dapat dilakukan dengan memperbanyak istighfar dan shalat malam. Dengan memohon ampunan dan bertaubat kepada Allah SWT, serta memperbanyak ibadah di malam hari, kita dapat membersihkan diri dari segala dosa dan kesalahan, meningkatkan kualitas ibadah, dan meraih berkah serta keberkahan di bulan Ramadhan. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya dan berusaha untuk meningkatkan kualitas ibadah kita agar menjadi hamba yang lebih baik di hadapan Allah SWT. Wallahua’lam bis ashowab…..

WhatsApp Image 2023-03-31 at 08.31.481

SERI 6 – MENGINGATKAN DIRI

TEMA KEUTAMAAN SAHUR DAN BERBUKA PUASA

Oleh: Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd.

Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang sangat dinanti oleh umat muslim di seluruh dunia. Selama bulan ini, umat muslim diwajibkan untuk berpuasa dari fajar hingga terbenam matahari sebagai bentuk penghormatan dan pengabdian kepada Allah SWT. Puasa sendiri memiliki banyak manfaat baik dari segi kesehatan, sosial, maupun spiritual. Di dalam menjalankan ibadah puasa, terdapat dua waktu penting yang sangat disarankan untuk tidak diabaikan, yaitu sahur dan berbuka puasa. Kedua waktu ini memiliki keutamaan dan manfaat yang sangat besar bagi kesehatan dan keberkahan selama menjalankan ibadah puasa.

  1. Keutamaan Makan Sahur
    Makan sahur adalah waktu makan sebelum terbit fajar dan dimaksudkan untuk memberi energi dan nutrisi yang cukup untuk tubuh selama menjalankan puasa. Rasulullah SAW bersabda, “Makan sahur adalah berkah yang tidak boleh ditinggalkan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam hadits lain, Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa makan sahur dapat membantu memperkuat tubuh dan memperbanyak pahala selama menjalankan puasa.
    Selain itu, makan sahur dapat membantu mengurangi rasa lapar dan kehausan selama puasa sehingga dapat meningkatkan konsentrasi dan produktivitas selama aktivitas sehari-hari. Makan sahur juga dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan memperkuat sistem kekebalan tubuh selama berpuasa.
  2. Keutamaan Berbuka Puasa
    Berbuka puasa merupakan waktu yang sangat dinantikan oleh umat muslim setelah berpuasa sepanjang hari. Waktu berbuka puasa adalah saat yang tepat untuk menyantap makanan dan minuman yang sehat dan bergizi. Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang berpuasa memperoleh dua kebahagiaan: kebahagiaan saat berbuka dan kebahagiaan saat bertemu dengan Rabbnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
    Selain memberikan nutrisi yang cukup untuk tubuh, makanan dan minuman yang dikonsumsi saat berbuka puasa dapat membantu memperbaiki kondisi tubuh yang lelah dan kekurangan energi. Saat berbuka puasa, umat muslim diharapkan untuk berterima kasih dan bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT dan berdoa untuk memohon ampunan atas segala dosa yang dilakukan.

Selain manfaat kesehatan, sahur dan berbuka puasa juga memiliki keutamaan spiritual yang sangat penting. Saat sahur, umat muslim dapat mengambil waktu untuk berdoa dan memperbanyak ibadah untuk mendapatkan keberkahan dan rahmat Allah SWT. Sedangkan saat berbuka puasa, umat muslim diharapkan untuk berterima kasih dan bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT dan berdoa untuk memohon ampunan atas segala dosa yang dilakukan Makan sahur dan berbuka puasa memiliki keutamaan dan manfaat yang sangat penting bagi kesehatan dan keberkahan selama menjalankan ibadah puasa. Oleh karena itu, umat muslim diharapkan untuk tidak mengabaikan waktu-waktu penting ini dan memanfaatkannya secara optimal untuk menjalankan ibadah puasa dengan baik dan benar. Wallahua’lam bi asshowab….

s1

TOUR SOSIALISASI E-PENGAWASAN SPI UIN RADEN FATAH PALEMBANG KUNJUNGI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

HUMAS-FSTUINRF — (28/03/2023) Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang menerima kunjungan dari pihak SPI UIN Raden Fatah Palembang dengan tujuan untuk memberikan informasi dan tutorial menganai penggunaan aplikasi E-Pengawasan yang sudah mulai aktif digunakan oleh SPI untuk melakukan audit rutin pada setiap unit yang ada di lingkungan UIN Raden Fatah Palembang.

Sosialisasi aplikasi E-Pengawasan dilaksanakan pada hari Selasa, 28 Maret 2023 yang hadiri oleh Ketua SPI UIN Raden Fatah Palembang Deky Anwar, SE, M.Si, Ph.D beserta tim dan disambut baik oleh seluruh pimpinan di Fakultas Sains dan Teknologi. Secara khusus Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Dr. Munir, M.Ag., berterimakasih dan berharap melalui aplikasi E-Pengawasan dapat menjadi solusi beberapa permasalahan internal.

Kepala SPI UIN Raden Fatah Palembang, Deky Anwar, SE, M.Si, Ph.D menjelaskan secara detail mengenai penggunaan aplikasi E-Pengawasan kepada seluruh pimpinan yang hadir pada sosialisasi tersebut yaitu Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang Dr. Munir, M.Ag., Wakil Dekan I Dr. Irham Falahudin, M.Si., Wakil Dekan II Dr. Delima Engga Maretha, M.Kes., AIFO, Wakil Dekan III Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd., APK APBN Muhammad Edy, S.E., M.Kom., Bendahara Nurlina, S.E., Subkoordinator bidang akademik, kemahasiswaan dan alumni Marsi Sulistiawati, S.Kom., M.Kom., serta seluruh Ketua Prodi dan Sekretaris Prodi di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi.

 “Penggunaan Aplikasi E-Pengawasan ini sangat penting untuk dipahami dan direalisasikan dengan baik oleh setiap pimpinan Fakultas guna mempermudah dan meningkatkan pengawasan pada setiap unit di lingkungan UIN Raden Fatah Palembang. Sebenarnya E-Pengawasan yang sudah berjalan atau dibuat secara manual sudah berjalan dengan baik sudah sesuai dengan ketentuan yang dibuat sebelumnya maka Bapak/Ibu tinggal memindahkan E-Pengawasan yang sudah ditulis secara manual ke Aplikasi E-Pengawasan.” Lanjut kepala SPI Deky Anwar, SE, M.Si, Ph.D.

Bapak Deky Anwar, SE, M.Si, Ph.D juga menyampaikan bahwa tim dari SPI siap membantu jika ada kendala dalam menginput data pada aplikasi E-Pengawasan. (SS)

WhatsApp Image 2023-03-31 at 08.31.43

SERI 5 – MENGINGATKAN DIRI

RAMADHAN MENINGKATKAN KECERDASAN SOSIAL

Oleh: Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd.

Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai bulan puasa, Ramadhan juga memiliki banyak nilai-nilai positif dan manfaat bagi kehidupan sosial umat Muslim. Salah satu manfaat dari Ramadhan adalah meningkatkan kecerdasan sosial umat Muslim.

  1. Kecerdasan sosial adalah kemampuan untuk memahami dan berinteraksi dengan orang lain dengan baik. Ini meliputi kemampuan untuk membaca emosi, memahami sudut pandang orang lain, dan berkomunikasi dengan efektif. Dalam konteks Ramadhan, kecerdasan sosial dapat ditingkatkan melalui beberapa cara:
    Berpuasa bersama-sama
    Selama bulan Ramadhan, umat Muslim berpuasa bersama-sama sebagai komunitas. Hal ini memungkinkan mereka untuk saling mendukung dan membangun kebersamaan. Dalam situasi seperti ini, kecerdasan sosial dapat ditingkatkan melalui pengembangan empati dan kemampuan untuk merasakan perasaan orang lain.
  2. Berbagi makanan dengan orang lain
    Di bulan Ramadhan, umat Muslim juga diharapkan untuk membagikan makanan mereka dengan orang lain, terutama yang kurang beruntung. Hal ini dapat membantu meningkatkan kemampuan untuk memahami kebutuhan orang lain dan meningkatkan empati.
  3. Beribadah bersama
    Ramadhan juga merupakan bulan di mana umat Muslim lebih aktif dalam beribadah bersama. Hal ini melibatkan salat tarawih, dzikir, dan kegiatan sosial lainnya. Dalam situasi seperti ini, umat Muslim dapat membangun hubungan sosial yang lebih baik dengan orang lain, dan belajar untuk memahami perbedaan antara individu dan kelompok.
  4. Berbuat kebaikan
    Selama Ramadhan, umat Muslim dianjurkan untuk berbuat kebaikan kepada orang lain. Ini termasuk memberikan sedekah, membantu orang yang membutuhkan, dan melakukan tindakan-tindakan kecil yang dapat membantu orang lain. Dalam hal ini, kecerdasan sosial dapat ditingkatkan melalui peningkatan kemampuan untuk memahami dan membantu orang lain.

Kesimpulannya, Ramadhan dapat membantu meningkatkan kecerdasan sosial umat Muslim melalui pengembangan empati, kemampuan untuk memahami sudut pandang orang lain, dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan efektif. Oleh karena itu, di bulan Ramadhan, umat Muslim diharapkan untuk lebih aktif dalam melakukan kegiatan sosial yang dapat membantu meningkatkan kecerdasan sosial mereka dan memperkuat hubungan sosial mereka dengan orang lain. Wallahua’lam….

WhatsApp Image 2023-03-31 at 08.31.422

SERI 4 – MENGINGATKAN DIRI

BULAN RAMADHAN KESEMPATAN UNTUK MEMPERBAIKI DIRI

Oleh: Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai bulan suci dalam agama Islam, bulan ini juga memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk memperbaiki diri dan memperkuat iman. Oleh karena itu, inilah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan mencari kebahagiaan.

Berikut adalah beberapa tips untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri:

  1. Meningkatkan Ibadah
    Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, di mana pahala ibadah dilipatgandakan. Oleh karena itu, gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir. Jadikan hal ini sebagai kebiasaan yang dapat dilakukan sehari-hari. Selain itu, cobalah untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan seperti tarawih dan pengajian.
  2. Menjaga Pola Makan
    Pola makan juga sangat penting selama bulan Ramadhan. Meskipun berpuasa sepanjang hari, pastikan untuk tidak makan berlebihan saat berbuka puasa atau sahur. Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Selain itu, hindari makanan yang berlemak dan berat yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
  3. Mengendalikan Emosi
    Bulan Ramadhan juga merupakan waktu yang tepat untuk mengendalikan emosi. Usahakan untuk tidak marah atau emosi berlebihan, terutama saat berinteraksi dengan orang lain. Cobalah untuk tetap tenang dan sabar dalam menghadapi masalah atau situasi yang sulit.
  4. Berbagi dengan Orang Lain
    Bulan Ramadhan juga adalah waktu yang tepat untuk berbagi dengan orang lain. Cobalah untuk membantu orang yang membutuhkan, seperti memberikan makanan atau pakaian kepada orang yang kurang mampu. Selain itu, berbagi dengan orang yang membutuhkan juga dapat meningkatkan kebahagiaan dan kepuasan hidup.
  5. Meningkatkan Hubungan dengan Keluarga
    Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan hubungan dengan keluarga. Cobalah untuk lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga, terutama saat berbuka puasa atau sahur. Selain itu, cobalah untuk membantu pekerjaan rumah tangga atau memberikan dukungan kepada keluarga dalam menjalankan ibadah.
  6. Menghindari Hal-hal yang Negatif
    Bulan Ramadhan juga adalah waktu yang tepat untuk menghindari hal-hal yang negatif. Hindari hal-hal yang dapat mengganggu ibadah seperti nonton film atau mendengarkan musik saat waktu berbuka puasa atau sahur. Cobalah untuk lebih banyak membaca Al-Qur’an atau buku-buku agama yang dapat meningkatkan iman.
  7. Menjaga waktu
    Bulan Ramadhan adalah waktu yang sangat berharga, dan kita perlu menggunakannya dengan bijak. Cobalah untuk memanfaatkan waktu dengan lebih produktif, seperti membaca buku, belajar atau mengikuti kursus online, atau melakukan kegiatan yang berguna lainnya.
  8. Menjaga kesederhanaan
    Bulan Ramadhan juga dapat membantu kita untuk lebih menghargai kesederhanaan dalam hidup. Cobalah untuk mengurangi konsumsi benda-benda yang tidak diperlukan, dan menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman-teman dengan cara yang sederhana dan bermakna.

Dalam kesimpulannya, bulan Ramadhan merupakan waktu yang tepat bagi kita untuk memperbaiki diri secara spiritual dan fisik. Dengan meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki hubungan dengan orang lain, menjaga kesehatan, menjaga waktu, dan menjaga kesederhanaan, kita dapat mengambil manfaat maksimal dari bulan Ramadhan dan mengembangkan diri kita secara positif. Semoga kita semua dapat meraih keberkahan bulan Ramadhan. Amin ya Robbal ‘Alamiin….

WhatsApp Image 2023-03-31 at 08.31.47

SERI 3 – MENGINGATKAN DIRI

Introspeksi Diri di Bulan Ramadhan: Kajian Sederhana di Sekeliling Kita

oleh: Muhammad Isnaini

Assalamu’alaikum, Wr., Wb. Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Di bulan ini, umat Muslim melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh. Namun, Ramadhan tidak hanya sekedar tentang menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Ramadhan adalah bulan introspeksi, dimana umat Muslim merenungkan dan memperbaiki diri sendiri.

Introspeksi adalah proses refleksi atau perenungan yang dilakukan oleh seseorang untuk memahami dan memperbaiki dirinya sendiri. Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi, karena selama bulan ini umat Muslim fokus pada kebaikan dan kebersihan hati mereka.

Introspeksi di bulan Ramadhan bisa dimulai dengan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Selama bulan ini, umat Muslim memperbanyak ibadah dan doa, serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah. Dengan memperbaiki hubungan dengan Allah, maka kita bisa menjadi lebih baik dan lebih dekat dengan-Nya.

Selain itu, bulan Ramadhan juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki hubungan dengan sesama manusia. Umat Muslim diajarkan untuk berbuat baik dan mengampuni kesalahan orang lain. Kita harus belajar untuk memaafkan dan tidak memikirkan balas dendam, serta memperbanyak amalan kebaikan seperti berinfaq dan memberikan sedekah.

Introspeksi juga harus dimulai dari diri sendiri. Kita harus memperbaiki karakter dan sifat-sifat buruk yang ada dalam diri kita. Contohnya, jika kita memiliki sifat egois atau suka meremehkan orang lain, maka kita harus berusaha untuk mengubahnya menjadi sifat yang lebih baik. Kita harus belajar untuk lebih sabar, lebih murah hati, dan lebih memperhatikan orang lain.

Dalam melakukan introspeksi, kita harus jujur pada diri sendiri dan mengenali kelemahan serta kekurangan yang ada dalam diri kita. Kita harus berusaha untuk memperbaiki diri dan mencari solusi untuk mengatasi masalah yang ada. Dengan melakukan introspeksi, kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Introspeksi di bulan Ramadhan bisa menjadi awal yang baik untuk memulai perubahan dan memperbaiki diri. Dengan memperbaiki hubungan dengan Allah, sesama manusia, dan diri sendiri, kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi orang lain. Semoga kita bisa memanfaatkan bulan Ramadhan dengan baik dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi setelah bulan Ramadhan berakhir. Wallahua’lam…

WhatsApp Image 2023-03-31 at 08.31.442

SERI 2 – MENGINGATKAN DIRI

Bermedsos di Bulan Ramadhan serta Bernilai Ibadah

oleh: Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan keberkahan bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selama bulan ini, umat Muslim berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam dan melaksanakan berbagai ibadah lainnya seperti sholat tarawih, membaca Al-Quran, dan berinfaq. Namun, dalam era digital seperti sekarang ini, media sosial juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai ibadah selama bulan Ramadhan.

Berikut adalah beberapa cara untuk menggunakan media sosial secara produktif dan bernilai ibadah selama bulan Ramadhan:

  1. Berbagi konten positif: Sebagai pengguna media sosial, Anda dapat memanfaatkan platform tersebut untuk berbagi konten yang positif dan bermanfaat bagi orang lain. Misalnya, Anda dapat membagikan kutipan-kutipan Al-Quran atau hadits yang memberikan motivasi dan inspirasi bagi pengikut Anda. Anda juga dapat berbagi cerita inspiratif tentang orang-orang yang memperlihatkan kebaikan selama bulan Ramadhan, seperti orang yang berinfaq kepada orang yang membutuhkan.
  2. Menyebarkan informasi: Selama bulan Ramadhan, terdapat banyak informasi yang dapat membantu umat Muslim dalam menjalankan ibadah. Sebagai pengguna media sosial, Anda dapat menyebarkan informasi tersebut kepada pengikut Anda. Misalnya, Anda dapat membagikan jadwal sholat tarawih di masjid terdekat, jadwal imsakiyah, atau tips-tips seputar berpuasa yang bermanfaat.
  3. Berdiskusi dengan orang lain: Media sosial juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat diskusi untuk membahas berbagai topik seputar agama dan ibadah. Anda dapat membentuk grup diskusi dengan teman-teman Anda atau bergabung dengan grup diskusi yang sudah ada. Dalam grup diskusi ini, Anda dapat berbagi pengalaman, bertanya-tanya, dan belajar dari orang lain tentang cara terbaik untuk memperdalam ibadah selama bulan Ramadhan.
  4. Menggalang donasi: Selama bulan Ramadhan, umat Muslim juga diwajibkan untuk berinfaq dan bersedekah kepada orang yang membutuhkan. Anda dapat memanfaatkan media sosial untuk menggalang donasi bagi orang yang membutuhkan. Misalnya, Anda dapat membuat postingan tentang penggalangan dana untuk anak yatim piatu atau orang yang terdampak bencana alam.
  5. Menghindari konten negatif: Media sosial juga merupakan tempat yang penuh dengan konten negatif seperti provokasi, hoaks, dan tindakan negatif lainnya. Selama bulan Ramadhan, usahakan untuk menghindari konten negatif tersebut dan memperbanyak konten positif yang bermanfaat.

Dalam mengoptimalkan penggunaan media sosial selama bulan Ramadhan, kita harus tetap berhati-hati dan menghindari perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama. Selain itu, kita juga harus senantiasa menjaga akhlak dan tidak memposting konten yang merugikan orang lain. Dengan memanfaatkan media sosial secara produktif dan bernilai. Wallahua’lam….

Y7

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UIN RADEN FATAH PALEMBANG LULUSAN 60 MAHASISWA PADA YUDISIUM KE-23

HUMAS-FSTUINRF — (16/03/2023) Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang telah melaksanakan kegiatan prosesi yudisium ke-23 dengan tema “Alumni Saintek yang Memiliki Daya Kompetitif di Dunia Kerja yang Beriman dan Bertakwa”. Kegiatan Yudisium ini digelar di Ruang Teater Lantai 4 Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang pada Kamis (16/03/23). Yudisium Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang dihadiri oleh Wakil Rektor III UIN Raden Fatah Palembang Dr. Hj. Hamidah,.M.Ag mewakili Ibu Rektor Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Dr. Munir, M.Ag., Wakil Dekan I Dr. Irham Falahudin, M.Si., Wakil Dekan II Dr. Delima Engga Maretha, M. Kes., AIFO., masing-masing ketua Program studi beserta Sekretaris prodi, seluruh dosen dan tendik Fakultas Sains dan Teknologi.

Fakultas Sains dan Teknologi menggelar prosesi yudisium yang diikuti oleh 60 orang yudisiawan/yudisiawati. Prodi Sistem Informasi menjadi prodi terbanyak yang menyumbangkan peserta Yudisium sebanyak 32 orang, disusul Prodi Biologi sebanyak 18 orang dan Prodi Kimia sebanyak 10 orang. Prosesi Yudisium diawali dengan menyanyikan lagu indonesia raya dan mars UIN Raden Fatah Palembang, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh perwakilan mahasiswa. Prosesi berlanjut dengan pelantikan yudisiawan/yudisiawati oleh Dr. Munir, M.Ag., dan dilanjutkan dengan penyematan perlengkapan yudisium kepada yudisiawan/yudisiawati.

Pada yudisium kali ini Dr. Munir, M.Ag. mengucapkan selamat bagi para lulusan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang. Dekan juga  mengucapkan selamat kepada para wali mahasiswa peserta yudisium ke-23. Atas nama Fakultas Sains dan Teknologi, Dr. Munir, M.Ag menghaturkan terima kasih atas kepercayaan Bapak/Ibu wali mahasiswa yang telah mempercayakan pendidikan putra dan putrinya di Fakultas Sains dan Teknologi. Dalam kesempatan ini Dekan mengharapkan agar alumni memiliki jiwa kompetitif yang dinamis menyesuaikan dengan kebutuhan stakeholder. Alumni harus tetap memiliki integritas, beriman dan bertakwa serta tetap menjaga silaturahmi dengan dosen dan tendik. Minta keikhlasan dan doa restu dengan dosen agar ilmu yang kita dapat barokah dan berkembang sehingga alumni bisa berkolaborasi dan memiliki dampak positif yang luas.

Pada kesempatan ini, Wakil Rektor III UIN Raden Fatah Palembang Dr. Hj. Hamidah,.M.Ag menyampaikan bahwa agar kiranya para alumni memanfaatkan ilmu kebangsaan dan keagamaan yang telah diperoleh. Menerapkan moderasi beragama pada saat bermasyarakat dan hendaklah selalu berbakti dan membahagiakan kedua orang tua. Semangat untuk menjalani kehidupan sebagai sarjana, semoga bekal ilmu dan agama yang telah diperoleh dapat bermanfaat didunia kerja maupun untuk menuntut ilmu kejenjang yang lebih tinggi.

Rangkaian prosesi dilanjutkan dengan memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi akademik. Dan rangkaian prosesi yudisium diakhiri dengan foto bersama. (SS)

a1

INAUGURATION OF PUTERA PUTERI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI PERIODE 2022-2023

HUMAS-FSTUINRF–(19/03/2023) Ikatan Putera Puteri Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang resmi menggelar acara dan dibuka langsung oleh pembina Ikatan Putera Puteri Fakultas Sains dan Teknologi, Ibu Hj.Robiatun,S.Kep.,M.Kes. Inagurasi Putera Puteri Fakultas Sains dan Teknologi Tahun 2022 secara ofline, dengan tema The Golden Hours “Night to Remember and Fun Memories”. Acara dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2023.

M.Fikri Pratama Noer, mahasiswa Program Studi Biologi yang merupakan Putra Photogenic sekaligus ketua panitia pelaksana Inagurasi Putera Puteri Fakultas Sains dan Teknologi 2022 menuturkan bahwa dengan di adakannya  Inagurasi/pelantikan  kepengurusan baru periode 2022-2023 dapat menjadi awal kebangkitan dan perkembangan Ikatan Putera Puteri Fakultas Sains dan Teknologi Kedepannya.

Minggu,19 Maret 2023 Putera Puteri Fakultas Sains dan Teknologi periode  2022-2023  melaksanakan acara Inagurasi Putera Puteri Fakultas Sains dan Teknologi, Pertama dilakukannya pembukaan acara yang dihadirin langsung oleh Pembina IPPFST  Ibu Hj.Robiatun,S.Kep.,M.Kes, Sub Koord Pengembang Teknologi Pembeljaran, Ketua DEMAF, SEMAF, dan HMPS. Dalam sambutannya Ibu Hj.Robiatun,S.Kep.,M.Kes mengucapkan selamat kepada seluruh panitia karena berhasil mengadakan acara Inagurasi Putera Puteri Fakultas Sains dan Teknologi 2022.

Kegiatan selanjutnya adalah parade yang dilakukan Putera Puteri Fakultas Sains dan Teknologi periode 2022-2023 dan pembacaan ikrar kepengurusan  yang dipimpin langsung oleh pembina IPPFST Ibu Hj.Robiatun,S.Kep.,M.Kes, lalu dilanjutkan dengan acara hiburan yang dipersembahkan oleh Putera Puteri Berbakat periode 2022-2023 serts diakhiri dengan games dan foto bersama.