Oleh : dr. Delia Yusfarani, M.Kes
Bulan Ramadhan adalah waktu yang spesial bagi umat Islam untuk melaksanakan ibadah puasa. Selain sebagai latihan spiritual, puasa juga memberikan kesempatan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan. Tips menjaga kesehatan tubuh selama berpuasa di bulan Ramadhan antara lain:
1. Hidrasi Tubuh
Hidrasi tubuh adalah proses menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh untuk memastikan semua fungsi fisiologis berjalan dengan baik. Untuk menjaga hidrasi tubuh selama bulan puasa dilakukan antara lain:
a. Minum air yang cukup antara waktu berbuka puasa (iftar) dan sahur, minimal 8 gelas perhari.
b. Hindari minuman dengan kafein seperti kopi dan teh yang bisa meningkatkan diuresis dan mempercepat kehilangan cairan pada saat sahur.
c. Konsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung air.
2. Nutrisi Seimbang
Tidak lupa juga nutrisi seimbang sangat penting untuk menjaga stamina dan kesehatan selama berpuasa dengan cara:
a. Sahur dengan makanan yang mengandung protein tinggi dan karbohidrat kompleks untuk energi yang bertahan lama.
b. Ketika waktu berbuka, mulailah dengan makanan ringan seperti kurma dan air putih, kemudian lanjutkan dengan makanan utama.
c. Ketika waktu berbuka, sebaiknya dimulai dengan makanan ringan seperti kurma dan air putih, kemudian lanjutkan dengan makanan utama
d. Hindari makanan berlemak tinggi, gorengan dan makanan manis berlebihan yang dapat menyebabkan penambahan berat badan dan masalah kesehatan.
3. Olahraga Teratur
Olahraga selama Ramadhan tetap penting dan harus dilakukan dengan bijak, dengan cara:
a. Pilih waktu yang tepat untuk berolahraga, seperti 1-2 jam setelah berbuka puasa atau sebelum sahur
b. Jenis olahraga yang disarankan adalah yang ringan hingga sedang, seperti berjalan, bersepeda, atau yoga.
c. Hindari olahraga berat yang menguras banyak energi dalam cairan tubuh.
4. Istirahat yang Cukup
Kualitas tidur yang baik penting untuk pemulihan energi dalam bulan Ramadhan dengan cara:
a. Usahakan untuk tidur cukup, 5-6 jam per malam.
b. Hindari begadang dan kurangi paparan cahaya dari layar gadget sebelum tidur untuk meningkatan kualitas.
c. Manfaatkan waktu siang untuk beristirahat atau tidur singkat (power nap) jika memungkinkan.
5. Kesehatan Mental
Dalam bulan Ramadhan kesehatan mental juga perlu dijaga karena manfaatnya antara lain:
a. Waktu berbuka puasa dapat untuk refleksi, meditasi dan memperkuat spritual.
b. Kurangi stres dengan menghindari konflik dan menjaga komunikasi yang baik dengan orang sekitar.
c. Luangkan waktu untuk melakukan hobi atau aktvitas yang menyenangkan
Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa menjaga kesehatan tubuh saat berpuasa di bulan Ramadhan memerlukan perencanaan dan kesadaran diri. Adanya tips hidrasi yang baik, nutrisi seimbang, olahraga teratur, istirahat yang cukup dan menjaga kesehatan mental di bulan Ramadhan dapat menjadi waktu yang menyenangkan baik secara fisik maupun spiritual.
Diujung Surat Al-Baqarah Ayat 184 ;
وَأَن تَصُومُوا۟ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
Artinya : Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
Berikut adalah berbagai manfaat puasa bagi kesehatan.
1. Menurunkan Berat Badan
Manfaat puasa bagi kesehatan yang pertama adalah menurunkan berat badan. Pasalnya, puasa dapat meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga pembakaran kalori dan lemak juga ikut meningkat. Hal ini akan memicu terjadinya penurunan berat badan dan mencegah terjadinya obesitas.
2. Menjaga Kesehatan Jantung
Seseorang yang berpuasa selama satu bulan penuh diketahui memiliki risiko penyakit jantung, kolesterol tinggi, serta tekanan darah tinggi yang lebih rendah apabila dibandingkan dengan orang yang tidak berpuasa. Pasalnya, puasa membuat seseorang bisa mengatur pola makannya menjadi lebih sehat.
Teh yang sering dijadikan sebagai minuman wajib saat sahur atau berbuka juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Teh mengandung jenis antioksidan flavonoid yang bisa membantu mencegah naiknya kadar kolesterol, melancarkan peredaran darah, serta menurunkan risiko diabetes.
3. Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Beberapa orang keliru menganggap bahwa puasa dapat menurunkan metabolisme. Justru, salah satu manfaat puasa adalah membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Ini dikarenakan tubuh tetap mendapatkan asupan makanan saat sahur dan berbuka.
Puasa sepanjang hari membuat metabolisme lebih efisien karena adanya pelepasan hormon adiponektin. Hormon ini membantu setiap sel organ dan otot tubuh menyerap lebih banyak nutrisi. Semakin banyak nutrisi yang diserap, semakin baik pula tubuh menjalankan berbagai fungsinya.
4. Meningkatkan Fungsi Otak
Berikutnya, manfaat puasa untuk kesehatan yang sayang untuk dilewatkan adalah pengaruhnya terhadap kesehatan otak. Puasa diketahui dapat mendorong produksi protein yang mendukung pembentukan dan perkembangan saraf.
Protein tersebut akan mendorong sel punca (induk) di otak untuk mengeluarkan sel-sel saraf baru sehingga timbul berbagai reaksi kimia yang berdampak baik terhadap sistem kerja otak. Protein itu juga membantu melindungi sel otak dari kelainan, seperti alzheimer.
5. Mengaktifkan Detoksifikasi dan Mencegah Kanker
Manfaat puasa bagi kesehatan juga dapat mengurangi kerusakan akibat radikal bebas atau detoksifikasi dan dapat membantu sel tubuh membersihkan diri melalui proses autofagi
Detoksifikasi merupakan proses tubuh dalam memperoleh gizi yang tepat dengan memberikan kesempatan untuk membuang zat-zat beracun dalam tubuh. Detoks akan berlangsung ketika berpuasa, di mana sistem pencernaan seperti hati, pankreas, lambung, usus besar, dan usus halus beristirahat selama sekitar 12 jam. Ketika berbuka, organ pencernaan mampu bekerja dengan lebih baik lagi.
6. Mengurangi Risiko Diabetes
Ketika berpuasa, kadar gula darah cenderung menurun karena tubuh menggunakan cadangan gula sebagai energi. Puasa diketahui dapat mengendalikan gula darah pada orang non-diabetik dengan mengurangi resistensi insulin.
Menurunnya resistensi insulin dapat membantu penyerapan gula secara efektif sehingga gula darah tetap stabil. Toleransi insulin yang baik juga akan mencegah lonjakan kadar glukosa (hiperglikemia) maupun penurunan gula darah di bawah batas normal (hipoglikemia).
7. Membantu Menjaga Kesehatan Mental
Beberapa manfaat puasa bagi mental adalah mengatasi stres lebih baik, meningkatkan suasana hati, serta lebih mudah beradaptasi dengan perubahan. Hal ini dikarenakan ketika berpuasa, jumlah hormon kortisol yang diproduksi kelenjar adrenal lebih stabil sehingga bisa mengurangi stres.
Puasa memiliki manfaat pada sisi psikologis, puasa dapat mengubah pikiran menjadi tenang, damai, dan bahagia, mengurangi rasa takut dan agresif, puasa dapat mengurangi kecemasan dan depresi. Manfaat puasa dari sisi psikologis, yakni puasa menumbuhkan rasa empati dan simpati, puasa mematangkan kecerdasan emosional, memberikan mood positif bagi yang menjalankannya…
Puasa memiliki manfaat pada sisi psikologis, puasa dapat mengubah pikiran menjadi tenang, damai, dan bahagia, menumbuhkan rasa empati dan simpati, puasa dapat mengurangi kecemasan dan depresi. Manfaat lainnya, puasa mematangkan kecerdasan emosional, mengurangi rasa takut dan agresif, dan memberikan mood yang positif bagi yang menjalankannya.Ramadhan Sehat: Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Berpuasa
Referensi:
- Hello Sehat (2020). Tips Puasa sehat agar Tetap Segar Di Bulan Ramadahan
- Jinan, Syifwatul Ruhma (2023). Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Puasa Ramadhan
- Unit Pelayanan Kesehatan Kementrian Kesehatan (2023). Tips Sehat Selama Bulan Ramadhan.
- https://tafsirweb.com/689-surat-al-baqarah-ayat-184.html
- https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/manfaat-puasa-bagi-kesehatan*
- https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/158/apa-saja-manfaat-berpuasa
Kereeen Tip sehat di bulan Ramadahan, insyaallah kita bisa mengamalkannya
Ramadhan adalah bulan membina kesehatan.
semoga makin banyak artikel integrasi ilmu dan amal.