Webinar Series Kimia

Webinar Series 2 Kimia

Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari satu tahun ini membuat para peneliti di bidang sains melakukan banyak pengembangan terhadap teknologi terbarukan  guna membantu penanganan covid -19 mulai dari penemuan obat-obat terbaru hingga alat-alat teknis yang dapat menunjang dalam mendeteksi gejala tersebut.  Salah satu teknologi yang juga dijadikan alat dalam penanganan covid-19 dan di banyak bidang kesehatan lainnya adalah X-Ray.  Dengan pendekatan machine learning (X-Ray), para ahli di bidang kedokteran telah berhasil melakukan segmentasi lapang paru pada pasien penderita.

Prodi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang kembali menggelar webinar series #2 yang bertema “Applied Science and Cutting-Edge Technology” secara virtual, Minggu (28/02/2021).

Webinar series #2 di buka oleh wakil dekan I bapak Dr. Irham Falahudin, M,Si. Dalam kata sambutannya beliau mengapresiasi kegiatan webinar ini. Menurut beliau perkembangan teknologi dan penelitian-penelitian SAINS untuk menunjang hal tersebut sangat diperlukan. Beliau berharap seminar ini menjadi wadah untuk para peneliti bersinergis menemukan ide-ide baru di dunia SAINS dan Teknologi.

Webinar series#2 ini dimoderatori oleh Ichsan founder ORINGINATHINK yang juga merupakan dosen kimia UIN Raden Fatah Palembang. Webinar ini menghadirkan pembicara pertama yaitu Komang Gede Yudi Arsana- Ph,D Candidate KTH Royal School of Tech Stockholm, Sweden.

Dalam seminarnya Komang membicarakan risert penelitian yang sedang dikerjakannya di sweden yaitu mengenai penggunaan X-Ray dalam bidang kesehatan.  Menurut komang “Pemeriksaan x-ray adalah salah satu teknik pencitraan medis yang menggunakan radiasi elektromagnetik untuk mengambil gambar atau foto bagian dalam tubuh. Prosedur ini merupakan bagian dari pemeriksaan penunjang untuk keperluan penegakan diagnosa yang lebih akurat”.

Pembicara kedua Jauharuddin Luthfi Al-Jabbar, M.Si, Dosen Kimia Fisik UIN Raden Fatah Palembang memfokuskan materinya terhadap konsep kimia dalam aplikasi pembelajaran di masyarakat. Kimia yang sangat dekat dengan kehidupan seringkali menjadi momok yang menakutkan. Hal ini karena konsep dasar kimia yang belum tersampaikan secara komprehensip sehingga menjadi berita yang simpangsiur di masyarakat, dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Selain menyampaikan materi komang juga membagi pengalamannya dalam mendapatkan beasiswa Doktoral di Swedan. “Setiap orang punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan beasiswa dan bersekolah keluar negeri dan berkontribusi untuk Indonesia” kata Komang.  Komang juga membagikan tips dan trik bagi mahasiswa yang ingin mengambil beasiswa sekolah keluar negeri. Di akhir acara komang menyampaikan bahwa ia membuka kesempatan bagi para peneliti yang juga ingin bersinergis di penelitian yang sama dalam aplikasi X-Ray, karena menurut komang peneliti kimia memiliki kesempatan besar dalam hal tersebut.

Penulis . DFY

Workshop Akreditasi

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI MENYUSUN STRATEGI MENGHADAPI AKREDITASI UNGGUL

Humas FST, 2 Februari 2021, Fakultas Sains dan Teknologi mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Akreditasi berbasis 9 Kriteria dengan mengundang Tim LPM UIN Raden Fatah sebagai Narasumber bertempat di ruang kuliah Fakultas Sains dan Teknologi Kampus B Jakabaring UIN Raden Fatah Palembang. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan Fakultas Sains dan Teknologi, ketua dan sekretaris Gugus Penjamin Mutu Fakultas (GPMF), ketua dan sekretaris Gugus Pengendalian Mutu Prodi (GPMP), Ketua dan Sekretaris Prodi, Kagab dan Kasubag. Kegiatan dibuka oleh Dekan I yaitu Dr. Irham Falahudin, M.Si., dalam sambutannya bahwa Prodi yang akan diakreditasi dalam waktu dekat ini adalah program studi Biologi, tetapi untuk memperkenalkan borang akreditasi 9 kriteria ini maka semua Prodi yang ada dilingkungan FST dilibatkan semuanya termasuk tenaga kependidikannya. Memang tujuan kita untuk mensosialisasikan borang tersebut karena penerimaan kita belum sama artinya apa yang kita terima dari TIM LPM ini menjadi tolak ukur buat prodi yang akan mengusulkan borang ke BANPT, nantinya.

Hadir dari LPM UIN Raden Fatah Palembang Sekretaris LPM beserta kapus-kapus yang ada didalamnya. Sebagai narasumber kegoatan ini adalah sekretaris LPM yaitu Ibu Indrawati, S.S.,M.Pd, beliau menjelaskan tentang Instrumen Akreditasi Program Studi 4.0 yaitu Laporan Evaluasi Diri dan Laporan Kinerja Program Studi, pada kesempatan ini beliau juga menyampaikan tekhnik pengiasian borangnya, karena ini 9 kriteria harus ada yang bertanggung jawab dalam hal ini adalah Unit Pengelola Program Studi didampingi oleh GPMF dan GPMP pada prodi masing-masing. Dan borang yang kirim ke BAN PT adalah Laporan Evaluasi Diri, Laporan Kinerja Program Studi dan aplikasi Excel, yang merupakan data yang sudah matang dan mempunyai bukti yang akurat baik itu pada hardcopynya maupun softcopy yang biasanya oleh beberapa Fakultas dan Prodi dimasukkan kedalam website mereka masing-masing. Salah satu tugas UPPS tersebut adalah untuk mencapai visi pada kriteria 1, mencakup Tata Pamong, Tata Kelola, Mahasiswa, Kerjasama dan lain sebagainya dan Program Studi untuk menyusunan Borang 9 kriteria sekarang ini hanya berfokus pada Pendidikan, Pengajaran dan Pengabdian.

Kegiatan ini juga akan dilanjutkan kependampingan penyusunan borang akreditasi tersebut, namun sebelumnya Wakil Dekan I dan ketua Prodi Biologi untuk menyusun timnya agar Laporan Evaluasi Diri, Laporan Kinerja Prodi dan aplikasi exelnya terselesaikan dengan baik. Hadir dalam kesempatan ini seluruh dosen Prodi Biologi dan tenaga kependidikan yang terkait dengan data akademik dan non akademik. Semoga berhasil….. (wd3fst).

Yudisium XIV

Yudisium ke-14 Fakultas Sains dan Teknologi

Fakultas Sains dan Teknologi (FST), melaksanakan kegiatan yudisium ke-14 merupakan yudisium pertama yang dilakukan di Kampus B UIN Raden Fatah Palembang, kesempatan hadir Wakil Rektor III, II, dan Beberapa undangan dari Dinas Imigrasi Kelas I, Pengadilan Agama Kota Palembang, Kawil Kemenag Sumsel dan Dekan dan Wakil dekan dilingkungan UIN Raden Fatah Palembang baik secara luring dan daring, peserta yudisium diikuti 21 mahasiswa dari program studi Informasi sebanyak 20 mahasiswa dan Prodi Biologi 1 mahsiswa (28/1).

Dr. Munir, M.Ag selaku Dekan FST, dalam sambutannya berpesan kepada alumni FST untuk dapat bekerjasama diberbagai dimensi masyarakat global, tanpa ada batasan dari satu kelompok masyrakat tertentu dengan membangun mental yang mempunyai kemampuan komunikasi dan kolaborasi untuk tetep dapat exis dimasyarakat global. Jika mahasiswa mampu menaklukan dosen maka mahasiswa diharapkan mampu menaklukan stakeholder agar menjadi pemenang. Untuk mendukung kemampuan komunikasi dan kolaborasi Dekan FST mengajak peserta Yudisium mampu menjalin jaringan yang potensial agar dapat membuat suatu inovasi baru dengan mengkolaborasikan tatanan berbagai bidang ilmu pengetahuan dengan Agama, sehingga dapat menjadi pilar membangun masyarakat. Untuk mencapai tujuan itu, Dekan FST menyampaikan peran institusi yang telah dikemas dalam visi dan Misi FST yang berstandar Internasional yang dibangung oleh pimpinan UIN Raden Fatah Palembang, dan kini saatnya Alumni FST mengembangkan menuju lebih baik. Dekan FST, Mengucapkan banyak terimakasih pada stakeholder khususnya Mentri Agama yang telah secara langsung mengapresiasi alumni FST UIN Raden Fatah Palembang semuga mampu memberikan dampak yang nyata di masyarakat.

Wakil Rektor III Dr. Hj. Hamidah, M.Ag dalam sambutannya berpesan kepada alumni FST UIN Raden Fatah Palembang untuk menjaga sitarurahmi dengan akakemika baik Dosen maupun Staf akademik, meskipun dosen dan staf akademik dalam proses transfer ilmu pengetahuan mempunyai karakter yang bervariasi itu semata proses pembelajaran yang akan kita rasakan dikemudian hari. Diakhir sambutanya beliau juga memberikan motifasi alumni untuk memproleh pekerjaan dan menciptakan lapangan pekerjaan yang dapat membangun masyarakat.

Dekan FST dalam yudisium ke-14, mengapresiasi mahasiswa berprestasi baik dari peserta yudisium sebagai kelulusan terbaik dan 2 mahasiswa Prodi Kimia yang memperoleh prestasi tingkat nasional. Begitu juga alumni memberikan apresiasi kepada dosen faforit di lingkungan FST. (WD3)

Tasyakuran Gedung FST

TASYAKURAN GEDUNG BARU FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI DI KAMPUS B UIN RADEN FATAH PALEMBANG

Humas UIN RF Jum’at 22 Januari 2021, Informasi yang menggembirakan ditujukan kepada para mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang bahwa Kegiatan Akademik maupun Proses Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2020-2021 akan berlangsung di kampus B Jl. Pangeran Ratu, 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Jakabaring Palembang. Hal ini ditandai dengan diselenggarakannya acara tasyukuran di Mushollah Lantai Dasar Gedung A Fakultas Sains dan Teknologi (FST) yang meliputi pembacaan yasin,  istighosah dan muhasabah serta makan bersama. turut dihadir Wakil Rektor I, II, III, Ketua LPM, Dekan, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III, Ka.Prodi, Sekretaris Prodi, Kepala Laboratorium, Para Dosen, Staf Pegawai Fakultas Sains dan Teknologi, serta Perwakilan dari tiap Fakultas UIN Raden Fatah Palembang,

Dr. Munir, M.Ag selaku Dekan FST, megucapkan terimakasih kepada semua udangan yang telah menyempatkan diri untuk menghadiri acara tasyukuran yang tujuannya mempererat silahturahmi dan meningkatkan semangat kerja demi terwujudnya FST yang unggul, berkualitas dan berdaya saing sesuai dengan kemajuan serta perkembnagan ilmu pengetahuan teknologi. Dilanjutkan dengan Sambutan dari Dr. Muhammad Adil, M.A selaku Wakil Rektor I, mengatakan bahwa tak ada yang perlu dikhawatiran terkait fasilitas dan kesiapan aktifitas perkuliahan di kampus baru, karena segala fasilitas penunjang aktivitas dinyatakan siap digunakan. Dengan adanya fasilitas baru baik dari sisi gedungnya yang mewah, nyaman, dan modern serta fasilitas-fasilitas penunjang belajar lainnya, diharapkan dapat meningkatkan kualitas kinerja fakultas kedepan guna mendukung UIN Raden Fatah terus menjadi Unggul dan Berdaya Saing serta meningkatkan semangat belajar dan menghasilkan lulusan mahasiswa yang berkualitas. Hal senada juga di ungkapkan oleh Wakil Rektor II Dr. Abdul Hadi, M.Ag “Adanya fasilitas di kampus baru ini patut disyukuri bersama, terlebih perjuangan dalam membangun fasilitas ini tidak mudah. Meskipun mungkin masih terdapat beberapa kekurangan baik dari segi sarana dan prasarana, namun kedepannya kekurangan kekurangan ini akan terus dibenahi dan dilengkapi”. Sambung Wakil Rektor III Dr. Hj. Hamidah, M.Ag mengatakan perpindahan ditempat baru diharapkan mampu membawa semangat baru bagi civitas Fakultas Sains Dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada mahasiwa. Dengan memanfaatkan fasilitas baru semaksimal mungkin, Ibu WR 3 meyakini bahwa kinerja FTS akan terus lebih baik.

Adapun pembacaan yasin langsung dipimpin oleh Wakil Dekan III Dr. Muhammad Isnaini, S.Ag, M.Pd, istighosah dan muhasabah dipimpin oleh Dekan FST Dr. Munir, M.Ag, dan acara do’a di pimpin oleh Ketua LPM Dr. Syahril Jamil, M.Ag dan di lanjutkan dengan makan bersama

Kegiatan penujang lainnya oleh Wakil Rektor II  bapak Dr. Abdul Hadi, M.Ag yang didampingi oleh Wakil Dekan II FST Dr. Delima Engga Maretha, M.Kes, AIFO meninjau ke beberapa ruangan meliputi ruang Dekan, Wakil Dekan,  Dosen dan Ruang Belajar Mahasiswa serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.

Gedung, Fasilitas Nyaman, Modern, dan Canggih ini tentu menjadi dambaan bagi kita semua. Keberadaannya akan sangat bermanfaat untuk menampung berbagai kegiatan yang berhubungan dengan proses belajar mengajar, maupun pengembangan ilmu, seni, dan keagamaan serta berbagai kegiatan lainnya. Kami berharap gedung ini bisa digunakan secara maksimal untuk meningkatkan prestasi akademis maupun non akademis, serta menjadi sarana pengembangan bakat, kreativitas dan potensi diri mahasiswa maupun pada umumnya. (WD3)

rapid

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI MELAKSANAKAN RAPID, SWAB TEST DAN PCR KERJASAMA BTKLPP- SUMSEL UNTUK DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN UIN RADEN FATAH PALEMBANG

Humas UIN RF, 17 Desember 2020, Di Sumatera selatan hingga saat ini yang terkonfermasi sebanyak 617.820 orang dan Kota Palembang sebanyak 4.633 orang, termasuk ada beberapa Dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UIN Raden Fatah Palembang. Usaha untuk memutuskan mata rantai penularan covid-19 ini yang dilakukan oleh Rektor melalui Satgas Covid-19nya salah satunya adalah menerapkan protocol kesehatan 3M, sistem piket pada Fakultas, Lembaga dan Unit serta memberikan despensasi kepada Dosen dan Tenaga Kependidikan yang terdampak Covid-19 untuk isolasi mandiri melalui evaluasi surat edaran setiap 24 hari sekali. Seperti Surat Edaran nomor B-863/Un.09/1.1/HK.00.7/12/2020 tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) dilingkungan UIN Raden Fatah palembang, salah satu isinya adalah seluruh ASN/Mahasiswa/i masyarakat yang hadir dilingkungan atau kantor UIN Raden Fatah Palembang dan unit menerapkan protokol kesehatan, seperti wajib menggunakan masker, menjaga jarak (tidak berkerumun, tidak kontak fisik.

Fakultas Sains dan Teknologi yang secara kebetulan Anggota Satgas Covid 19 UIN Raden Fatah ada juga didalamnya bekerjasana dengan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Penanggulangan Penyakit (BTKLPP) Sumatera Selatan mengadakan penanganan dini yakni Rapid Test, SWAB Tes dan PCR dilapangan Parkir kantor Pusat UIN Raden Fatah. Peserta yang ikut mendaftar sebanyak 142 orang yang terdiri dari seluruh pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan. Petugas dari BTKLPP sebanyak 10 orang yang terdiri dari perawat dan dokter memeriksa dengan pakaian lengkap baik itu untuk Rapid Test, SWAB Test dan PCR.

Dalam sambutannya Prof. Dr. Nyayu Khadijah, M.Si selaku Rektor menyambut baik gagasan yang doprakarsai oleh Fakultas Sain dan Teknologi ini, karena kegiatan seperti ini adalah kegiatan yang sangat positif dan membantu pemerintah dalam menanggulangi Covid-19 yang saat ini Palembang telah berstatus zona merah yang kedua kalinya. Dan beliau juga mengucapkan terima kasih kepada kepala BTKLPP yang telah bekerjasama dengan UIN Raden Fatah, untuk ke depan kerjasama ini akan ditindak lanjuti dengan rangkaian kegiatan lain yang tentunya sesuai dengan bidak dan kajiannya masing-masing untuk menunjang visi dan misi UIN Raden Fatah ke depan.

Ketua Panitia Dr. Delima Engga Maretha, M. Kes mengatakan terima kasih yang tidak terhingga pada Rektor dan segenap pimpinan yang telah antusias menyambt kedgiatan ini walaupun situasi sekarang lagi banyak-banyaknya kegiatan dan diujung tahun yang biasanya kita sudah berpikir tuk liburan. Beliau juga menegaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah pertama, untuk memastikan kesehatan dan keamanan dosen dan tenaga kependidikan dari penyebaran Covid 19, kedua, membantu program pemerintah melaksanakan 3T yakni testing(pemeriksaan), tracing (penelusuran kontak), dan treatment (perawatan/isolasi) dan yang ke tiga realisasi MOU kerjasama antara UIN Raden Fatah dan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Penganggulangan Penyakit (BTKLPP) Sumsel.

Kegiatan diakhiri pukul 12.00 Wib dan hasil dari pemeriksaan tersebut ada beberapa dosen dan tenaga kependidiakn yang telah di Rapid Tes dilanjutkan ke SWAB Tes dan PCR dikarnakan hasilnya reaktif, Jum’at sore hasil SWAB dan PCR tes akan keluar, namun kata dr. Delia selaku tenaga kesehatan di UIN Raden Fatah mereka yang di SWAB dan PCR tetap dan harus melakukan isolasi mandiri selama 10 hari dengan berolah raga rutin, mengkonsumsi makanan yang bergizi dan tidak kontak sesame keluarga dan teman-teman di luar. (wd3).

jurnal2

PENINGKATAN PUBLIKASI ILMIAH DOSEN UIN RAFAH DENGAN BIMBINGAN TEKNIS PENULISAN JURNAL BEREPUTASI SCOPUS

Setiap perguruan tinggi berupaya bagaimana lembaganya memiliki reputasi internasional. Salah satu reputasi tersebut adalah banyaknya karya publikasi dosennya yang  publikasi pada jurnal-jurnal bereputasi Internasional seperti WOS dan Scopus. Untuk menjadi lembaga ranking dunia tersebut dilakukan berbagai upaya melalui publikasi penelitian yang terindeks scopus atau WOS. Publikasi ilmiah menjadi syarat kenaikan pangkat bagi dosen, terutama dosen yang akan mengurus pangkat pada lector kepala, bahkan persyaratan dosen untuk menjadi guru besar pun harus memiliki publikasi ilmiah di jurnal bereputasi Internasional terindeks scopus dengan quartil satu (Q1).

Peningkatan publikasi ilmiah dosen dan percepatan dosen menjadi guru besar terus diupayakan oleh UIN Raden Fatah Palembang, melalui LP2M telah melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan Jurnal Bereputasi Scopus pada hari jum’at sampai dengan Minggu (11-13 Des 2020) bertempat di Hotel Aston Kota Palembang. Pada kegiatan ini, FST UIN Raden Fatah Palembang turut serta dalam kegiatan ini dengan mengirim 2 (dua) orang utusan yaitu Dr. Irham Falahudin, M,Si (WD 1 FST) dan R.A. Hoetary Tirta Amalia, M.Kes. (Dosen Prodi Biologi).  Narasumber yang handal dibidangnya memberikan materi yang luar biasa bagaimana teknis penulisan dan memulai menulis dan publikasi ilmiah bereputasi Internasional ,khususnya pada jurnal terindek scopus.

Narasumber pertama  (Dr. Aditya HPK, MM) dari UMI Makasar, memberikan trik yang menarik dan tata cara memulai menulis dengan baik. Dalam paparannya menjelaskan harus pintar-pintar memilih dan memilah jurnal yang akan di tuju, pilihannya ada dua ada yang bebayar dan tidak berbayar, tergantung dosen dan kebutuhannya. Narasumber kedua (Dr. Heri Nurdiyanto, M.Pd.) dari Metro juga memberikan bagaimana dosen menulis dengan baik dengan teknik dan alat bantu yang disediakan oleh teknologi. Selain itu narasumber ketiga (Arbain, M.Pd) dari Samarinda memberikan teknis tentang tool yang bisa digunakan untuk memulai menulis dengan baik. Banyak alat yang bisa digunakan oleh dosen untuk memulai tulisannya dan sudah ada alat pemandunya, baik yang berbayar maupun yang gratis.

Peserta dari berbagai unsur perguruan tinggi ini, bisa menjadi  awal untuk kolaborasi tulisan yang mudah dan membangun tulisan bersama. Akhir dari bimbingan teknis ini perlu upaya tindak lanjut dengan mengirimkan tulisannya pada jurnal yang bereputasi. Semoga ini dapat meningkatkan karya publikasi dosen UIN Rafah di kancah internasional, begitu juga hal ini, sesuai dengan visi FST untuk menuju standar internasional pada tahun 2030 melalui publikasi dosen di jurnal bereputasi internasional. (IF-71)

jleha

ADVOKASI DAN PENGEMBANGAN LEMBAGA HALAL CENTER OLEH LPH UIN RADEN FATAH DENGAN TEMA JULEHA

Kegiatan di penghujung tahun 2020, kembali Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Raden Fatah Palembang melakukan kegiatan advokasi dan pengembangan Lembaga Halal Centre. LPH UIN Rafah telah berdiri sejak 2018 lalu dan telah memiliki 4 calon auditor dan 2 penyelia halal. Pada tahun 2020 pada masa pandemic LPH UIN Rafah telah melakukan berbagai kegiatan seperti pelatihan JULEHA (Juru Sembelih Hewan Halal). Kegiatan ini telah dilaksanakan pada senin (14/12/2020) bertempat di aula Lt 5 Fakultas Sains dan Teknologi UIN Rafah secara semidaring. Advokasi dan pengembangan Halal Centre yang dilaksanakan adalah pelatihan Juru sembelih Hewan Halal (JULEHA). Narasumber yang ahli dibidangnnya yaitu Drh. Supratikno, M.Si. PAVet (IPB University) dengan peserta adalah dari unsur pengurus Masjid di kota Palembang, Dosen, Mahasiswa di lingkungan UIN Rafah dan di PTKI/PTU yang tergabung secara daring.

Banyak informasi dan pengetahuan yang selama ini tidak diketahui oleh masyaakat tentang bagaimana cara penyembelihan hewan secara halal. Pada kesempatan pelatihan ini narasumber memberikan materi pengatahun tentang teknik standar dalam penyembelihan hewan.  Ternyata teknik dan cara penyemblihan yang selama ini dilakukan oleh masyarakat awam, terutama pada saat pelaksanaan pemotongan hewan qurban masih banyak yang tidak sesuai standar dan kaidah halal dan kesrawan.  Informasi yang berharga lainnya adalah perbedaan titik kritis penyembelihan hewan halal ruminantia (kambing, sapid an kerbau) berbeda dengan titik kritis penyembelihan halal hewan ungga (Ayam, Bebek, Angsa dan Itik).

Dengan pelatihan JULEHA ini, setidaknya LPH UIN Raden Fatah Palembang telah berupaya melakukan edukasi dan advokasi kepada para juru sembelih hewan halal pada pengurus masjid, mahasiswa dan dosen baik yang ada di Perguruan Tinggi Umum maupun keagamaan Islam. Harapannya kedepan akan dilakukan inisiasi dan memfasilitasi pendidikan dan pelatihan (diklat) tentang pelaksanaan JULEHA, demikian ujar ketua LPH UIN Raden Fatah Palembang (Dr. Irham Falahudin, M.Si) sekaligus sebagai Wakil Dekan I FST. Senada dengan ketua LPH, Wakil Rektor I UIN Raden Fatah Palembang (Dr. Muhammad Adil, MA.) mengatakan bahwa tuntutan UU nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal sudah selayaknya dijadikan landasan dalam mengkonsumsi produk Halal. Oleh karena itu, kegiatan ini merupakan  bagian yang penting bagi UIN Raden Fatah Palembang (khususnya LPH) untuk segera meningkatkan SDM serta akreditasi lembaga sehingga bisa ikut berperan dimasyarakat dan bisa bekerja sama dengan RPH dan  MUI di provinsi Sumsel yang berkaitan dengan produksi halal.

Selama ini, pengetahuan masyarakat tentang sertifikasi juru sembelih hewan halal ini di Indonesia masih terbatas. Pekerjaan JULEHA tidak terlalu seksi dalam RPH di Indonesia, namun jika para juru sembelih hewan halal (JULEHA) memiliki sertifikat dan kompetensi serta memiliki kemampuan Bahasa, maka peluang kerjanya di luar negeri sangat terbuka dan gajinya lumaya besar, demikian ungkap narasumber (Drh. Supratikno, M.Si. PAVet.) sekaligus Dosen Peternakan pada IPB University pada paparan materinya. Kegiatan berlangsung 8 jam ini, mendapatkan animo respon yang sangat baik  dari kalangan akdemisi, praktisi serta masyarakat dan mahasiswa. Semoga kegiatan ini dapat ditindak lanjuti dengan melakukan kegiatan diklat JULEHA secara langsung setelah wabah Pandemi Covid 19 berakhir (if-71).

Screenshot_6

LABORATORIUM FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI (FST) SIAP MENJADI LABORATORIUN UJI YANG PROFESIONAL STANDAR ISO 17025

HUMAS-UINRF, Pengembangan laboratorium merupakan salah satu program kerja dari Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang. Terbentuknya labratorium yang terakreditasi oleh KAN (Komite Akreditasi Nasional) merupakan target utama dari Pengembangan Laboratorium Biokimia Terpadu Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang. Untuk menjamin bahwa laboratorium uji tersebut sesuai dengan standar baik Nasional maupun Internasional, maka harus ada lembaga yang menjaminnya dalam hal ini adalah KAN (Komite Akreditasi Nasional) dengan cara menilai lab uji tersebut dan mengeluarkan sertifikat akreditasi yang diakui baik secara Nasional maupun Internasional.

Apabila lab., tersebut sudah terakreditasi maka lab., tersebut sudah dianggap legal untuk melakukan pengujian yang hasilnya untuk dipublikasi. Dalam rangka persiapan akreditasi Laboratorium, Fakultas Sains dan Teknologi melakukan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang bertema “Penyusunan Dokumen Mutu Laboratorium Biokimia” (Jumat, 11 Desember 2020). Pada kesempatan ini, Bapak Dr. Suheryanto, M.Si., sebagai narasumber, banyak memberikan pengetahuan tentang persiapan akreditasi laboratorium, khususnya laboratorium uji. Dalam sambutannya Dekan FST, Dr. Munir, M.Ag., menyampaikan bahwa acara ini bertujuan salah satunya adalah untuk menyusun dan mempersiapkan akreditasi lab ISO 17025 terlebih lagi dalam beberapa bulan ini FST akan pindah ke kampus B Jakabaring yang alhamdulillah FST telah mempunyai lab terpadu yang sudah lengkap peralatannya, oleh karena itu diperlukan “belaar” dengan Lab. MIPA UNSRI baik itu segi pengelolaannya maupun tupoksi tenaga labnya.

Dalam acara ini juga ikut Wakil Dekan II, Dr. Delima Engga Maretha, M.Kes., AIFO, Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd., selaku Wakil Dekan III, ketua lab Biologi Rian Oktiansyah, M.Si., Kepala Lab. Kimia Ibu Rohmatullaili, M.Sc., dan dosen-dosen Prodi Kimia, Biologi dan beberapa dosen Prodi Sistem Informasi serta tenaga kependidikan. Hadir juga Rektor UIN Raden Fatah Palembang diwakili Dr. Abdul Hadi, M.Ag selaku Wakil Rektor II membuka acara ini secara resmi. Dalam sambutannya sebelum membuka acara, beliau berterima kasih kepada narasumber yang telah ikhlas bermitra dengan UIN untuk memberikan ilmunya supaya lab. Terpadu kedepan maju paling tidak sama dengan lan yang dikelola oleh UNSRI.

Bapak Dr. Suheryanto, M.Si sebagai narasumber menjelaskan secara rinci mengenai definisi manajemen laboratorium, persyaratan umum dan khusus, organisasi manajemen dan manajemen mutu laboratorium. Narasumber juga menuturkan bahwa ISO merupakan persyaratan kompetensi untuk menuju akreditasi laboratorium untuk memperoleh pengakuan internasional. Persyaratan untuk akreditasi ini berbagai macam, yakni mempunyai dokumen pengembangan mutu, prosedur mutu, instruksi kerja, metode uji, formulir-formulir kegiatan, rekaman kegiatan laboratorium, alat uji dan alat ukur terkalibrasi, personil yang kompeten, bahan-bahan standar tidak kadaluarsa, mengikuti uji banding, dan uji kompetensi antar laboratorium.

Lebih jauh beliau menjelaskan bahwa jika semua persyaratan sudah terpenuhi, persyaratan-persyatan tersebut dikirim ke Komunitas Akreditasi Nasional. Setelah itu terdapat beberapa tahap sebelum akhirnya terakreditasi, yaitu audit kelayakan, audit kecukupan panduan mutu, dan assessment. Ia menjelaskan juga bahwa kendala dalam proses ini adalah tidak telatennya suatu laboratorium karena persyaratan yang terlalu banyak dan proses yang terlalu panjang. Tetapi, harapannya laboratorium Uji UIN Raden Fatah Palembang dapat terakreditasi dengan sangat baik. Acara diakhiri Tanya jawab dan diskusi bersama dan ditutup oleh kaprodi Kimia Ibu Maryamah, MT., dan akhirnya dibentuk tim untuk mempersiapkan Akreditasi dan pengelolaan lab., yang professional. (wd3 & lili).

aaaaaaaaaaa

WAKIL DEKAN FST MENJADI NARASUMBER DI KEGIATAN SEMINAR NASIOANL FST PADA FORUM DEKAN FST TAHUN 2020 DI UIN SUMATERA UTARA-MEDAN SECARA SEMI DARING

Sehubungan dengan akan diadakannya kegiatan Forum Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia Tahun 2020 dengan tema “Adaptasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka Pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri se-Indonesia”  yang telah dilaksanakan di UIN Sumatera Utara-Medan. Kegiatan forum ini dibagi menjadi beberapa bagian yaitu seminar daring, forum dekan serta forum prodi. Pada kegiatan ini Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sumatera Utara Medan selaku panitia penyelenggara mengundang  Wakil Dekan I (Dr. Irham Falahudin, M.Si)  untuk menjadi narasumber pada Forum Prodi yang merupakan rangkaian kegiatan Forum Dekan FST berdasarkan surat undangan dekan FST UIN SU Medan B.120/ST/ST.V.1/KS.02/10/2020 tertanggal 27 Oktober 2020. Kegiatan ini telah  diselenggarakan pada tanggal 29 Oktober 2020 di Garuda Plaza Hotel Medan, Ruang Kasuari.

Kegiatan ini telah dibuka oleh Rektor UIN Sumatera Utara Medan, peserta kegiatan ini adalah Dekan, wakil dekan serta ketua prodi masing lembaga.  Selanjutnya  dilakukan seminar nasional dengan keynote speaker Dirjen Pendis (Prof. M. Ali Ramdhani, S.TP. M.Kom). Pada kegiatan seminar narasumber pertama disampaikan oleh WD 1 FST UIN Raden Fatah Palembang dengan tema : PELUANG DAN TANTANGAN KONSEP KAMPUS MERDEKA DI PTKI, dengan perubahan kurikulum MBKM menjadi penting untuk membangun sinergi antar lembaga. Pemateri kedua Dr. Raharjo, M.Ed.St. (UIN Walisongo) tema Penerapan Kebijakan Merdeka Belajar Pada PTKIN.

Pada akhir kegiatan dilakukan pergantian pengurus yang kosong, alhamdulillah Dekan FST UIN Raden Fatah (Dr. Munir, M.Ag) di tunjuk sebagai sekretaris Forum.  Selanjutnya untuk Forum yang akan dating tahu 2021 tuan rumah di sepakati UIN Raden Fatah Palembang. Semoga kegiatan ini menjadi penguat dan pererat silahturahim antar lembaga untuk menjadikan saintek unggul dan berintegrasi serta mempunyai daya saing global. (if-2020)

dp(6)

BENCHMARKING FST UIN RADEN FATAH KE FST UIN BANDUNG PELUANG DAN TANTANGAN LABOR TERPADU DAN PRODI BARU DI ERA 4.0

Dalam rangka percepatan pengembangan kelembagaan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, maka dilakukan Focus Group Discussion (FGD) tentang percepatan pengembangan prodi di FST UIN Raden Fatah Palembang serta implementasi Integrasi sains dan Islam di FST UIN Rafah sebagai bentuk distingsi dengan prodi umum yang ada di PTU serta penjajakan kampus merdeka. Kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk mengupayakan agar riset unggulan bidang sains dan teknologi di UIN Rafah dapat memiliki ciri khasnya dengan integrasi kelimuan. Hal ini sejalan dengan amanat mandatoris pembentukan UIN.  Oleh karena itu, dilakukan focus group discussion (FGD) dengan pihak Dekanat FST UIN Bandung serta prodi yang terkait dengan pengembangan kelembagaan. Benchmarking ke FST UIN Bandung meliputi kegiatan akademik di fakultas, pengembangan prodi, laboratorium terpadu dan integrase ilmu sains dan Islam serta penjajakan implemnetasi kampus merdeka.  Kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari rabu-jum’at (18-20 Nopember 2020) di FST UIN Bandung. UIN Raden Fatah mengutus sebagai peserta FGD berdasarkan surat tugas rektor nomor B.000326/Un.09/3.4/KP.01/11/2020 ada 5 orang terdiri dari Wakil Dekan 1 (Dr. Irham Falahudin, M.SI), Kaprodi Biologi (M.Lutfika Tondi, M.Sc.), Ketua GPMF (Ruliansyah, M.Kom), Ketua CDC (Gusmelia Testiana, M.Kom) dan Kasubakademik FST (Marsi Sulistiowati, M.Kom). Peserta FGD dari FST UIN Bandung Dekan FST, seluruh WD, Kaprodi Biologi, Kaprodi TI, Ketua Labor FST dan Ketua Labor Terpadu UIN SGD Bandung. Pelaksanaan FGD dilakukan di 3 tempat yaitu pleno di Dekanat, serta FGD parallel di prodi masing-masing serta peninjauan ke laboratorium serta IPALnya.

FGD ini menjadi penting untuk mempercepat proses pendirian dan proses pengajuan izin prodi baru dan integrasi keilmuan di FST UIN Raden Fatah Palembang. Selain itu, melihat mekanisme pengelolaan laboratorium terpadu agar menjadi peluang bagi PTKIN berkiprah secara nasional yang memiliki distingsi setiap prodi antara PTU dan PTKI. Hal ini perlu dukungan dari ketersediaan SDM dan laboratorium. FDG ini memberikan informasi kepada pimpinan PTKIN dan Kementerian Pendis dalam hal ini Direktorat Pendis untuk tetap saling koordinasi dalam merancang anggaran untuk pendirian laboratorium terpadu yang terakreditasi. Unggulan FST terlihat dari kegiatan riset unggulan dalam bidang sains dan teknologi yang terintegrasi dan terkoneksi dengan dunia Islam. Akhirnya kegiatan ini ditutup dengan penyerahan cindera mata dari kedua belah pihak kemudian ada tindak lanjut perjanjian kerjasama antar prodi untuk mewujudkan terbentuknya kampus merdeka dan merdeka belajar antar kedua lembaga ini (If-2020).