WhatsApp Image 2021-07-25 at 21.17.38

SEPENGGAL CATATAT DARI NATIONAL SUSTAINABILITY UNIVERSITY LEADER MEETING UNTUK MENUJU KAMPUS InSANI DI UIN RADEN DATAH PALEMBANG UII JOGJAKARTA

Pada masa pandemi ini, banyak kegiatan yang dimodifikasi dan diinovasi dalam mewujudkan kampus berkelanjutan. Begitu juga dengan kegiatan dan agenda UI Green Metric. UI GreenMetric, merupakan suatu sistem Pemeringkatan sukarela yang diinisiasi oleh Universitas Indonesia pada 2010 yang lalu. Sistem ini menilai kampus-kampus di seluruh dunia yang telah melakukan upaya penurunan emisi karbon untuk mencegah dampak perubahan iklim dan akhirnya mendapatkan predikat “kampus hijau dan berkelanjutan”. Untuk mewujudkan hal tersebut telah dilakukan beberapa kegiatan series UI Green Metric baik dalam skala nasional maupun internasional. Salah satu pertemuan yang digagas adalah National Sustainabilty University Leader Meeting pada tahun 2021 yang telah berlangsung selama dua hari (21-22 Juli 2021) di Universitas Islam Indonesia Jogjakarta sebagai tuan rumahnya. Agenda tahunan ini mengundang para rektor/pimpinan perguruan tinggi untuk merumuskan dan berbagi pengalaman dalam pengelolaan kampus hijau di tempatnya masing-masing. Para pimpinan perguruan tinggi berbagi pengalaman bagaimana perhatian para pemimpin universitas atau akademisi tentang lingkungan hidup, mulai dari soal perubahan iklim, hemat air dan energi, pengolahan sampah, dan transportasi ramah lingkungan.

Oleh karena itu, pada pertemuan kali ini banyak pakar dari beberapa perguruan tinggi yang berbicara tentang pengelolaan kampus hijau berkelanjutan. Narasumber pertama dari UI Green Metric (Junaidi, MA) menjelaskan indikator penilaian pada UI Green Metric tahun 2021 dimasa pandemi dengan indikator tambahan. Pada tahun ini banyak penambahan indikator penilaian yang menyesuaikan pada masa pendemi Covid 19 ini. Selanjutnya Drs. Suwarsono, MA (UII Jogjkarta) mengantarkan diskusi dengan tema kepemimpinan alami dalam kapitalis relijius (membangun keseimbangan dinamis berkelanjutan) bahwa pemimpin dapat memilih model kepemimpinan yang kalah penting makro adalah pilihan kapitalisme yang dianut oleh negara dimana organisasi tersebut berada oleh organisasinya sendiri. Mustahil dalam dalam kapitalisme politik dijumpai kepemimpinan alami alami. Kedua dia menyampaikan kepemimpinan terbuka adalah kepemimpinan ekstraktif (ekspolitatif). Dari sini kegagalan organisasi, negara, atau peradaban dapat bermula. Dalam konteks sini ini kepemimpinan dilihat sebagai aktor sejarah yang tetap memiliki independensi dalam melakukan pilihan -pilihan jalan , tetapi juga disadari bahwa berbagai pilihan yang dibuat itu tidak sepenuhnya sepenuhnya bebas, melainkan terkendala, bahkan terbatasi oleh  struktur yakni model kapitalisme yang dipilih.

 

Berdasarkan uraian pertama, Narasumber kedua Dr. Aceng Hidayat, MT (sekretaris IPB) menyampaikan tentang Sustainable University: Elemen Penting, Mindset, Leadership. Bahwa Transformasi Universitas konvensional menjadi universitas berkelanjutan memerlukan pimpinan dengan growth mindset. Sustainable University Leader harus memiliki growth mindset. Oleh karena itu jika indikator visi sebaga iindikatornya, belum ada universitas di Indonesia yang dapat dikategorikan sebagai Sustainable University. Dengan pertemuan ini akan dapat mengubah mindset pimpinan Perguruan Tinggi tentang keyakinan (belieft), nilai, makna, atau informasi yang tersimpan dalam fikiran bawah sadarnya berupa data mengenai pentingnya membangun kampus yang berkelanjutan. Selanjutnya Dr. Ahmad Rusdiansyah, M.Eng (WR III ITS) menekankan perlunya kolaborasi kampus hijau berkelanjutan disetiap perguruan tinggi. Dengan adanya kolaborasi ini akan mempercepat proses menuju kampus hijau berkelanjutan di beberapa perguruan tinggi. Sehingga kegiatan perankingan UI Green Metric tidak menjadi ajang kompetisi saja tetapi juga membangun sinergi secara bersama untuk membangun kampus hijau berkelanjutan di Indonesia.

UIN Raden Fatah Palembang, juga ikut berpartisipasi pada forum ini. Kegiatan National Sustainability University Leader Meeting Tahun 2021 di UII Jogjakarta ini, diwakili oleh Dr. Irham Falahudin, M.Si (Wakil Dekan 1 FST/Ketua Green Campus). Posisi saat ini UIN Raden Fatah Palembang masuk dalam peringkat 4 kampus hijau di PTKI, 50 besar secara nasional kampus hijau dalam ranking UI Green Metric dan 350 ranking di dunia. Pada tahun 2021 ini UIN Raden Fatah Palembang akan kembali ikut berpartisipasi pada UI Green Metric semoga hasilnya ada perubahan peringkat kearah yang lebih baik. Oleh karena itu dalam meeting ini banyak perubahan dan diskusi yang menarik untuk masing-masing kampus meningkatkan keinginannnya untuk menjadi kampus hijau berkelanjutan di Indonesia. Dialog praktis yang disampaikan pada hari kedua diskusi, dari beberapa pembahasan materi dan nilai pentingnya membangun kampus hijau tersebut ada beberapa catatan yang disampaikan. Sepenggal catatan dari leader meeting ini adalah perlu membangun komitmen yang kuat dari pimpinan UIN Raden Fatah Palembang dalam membangun kampus hijau berkelanjutan. Setidaknya ada beberapa komitmen yang bisa dibangun oleh pimpinan dalam membangun kampus hijau berkelanjutan di UIN Raden Fatah Palembang.  Komitmen tersebut antara lain: 1) adanya sinergis antara pimpinan rektorat dan dekanat serta prodi untuk mendukung program kampus hijau berkelanjutan ini. 2) Perlu dibantuk suatu pusat atau lembaga khusus yang menjadi penggerak untuk menjadikan kampus hijau. 3) Perlu penataan dan pengembangan kampus sesuai dengan manajemen sustainable building system, dengan maket dan master plan yang jelas. 4) Didukung oleh pendanaan yang cukup untuk membangun sinergitas tersebut. 5) Nilai yang tidak kalah pentingnya adalah edukasi mengubah mindset seluruh sivitas akademika UIN Raden Fatah Palembang tentang pentingnya membangun nilai-nilai kampus hijau berkelanjutan agar bisa menuju dan menjadi kampus InSani yang mendunia. (if,2021).

Header

PENGUMUMAN: DISPENSASI MASA PEMBAYARAN UKT DAN LAYANAN AKADEMIK

Sehubungan telah berlangsungnya pembayaran UKT pada semester ganjil tahun akademik 2021-2022 (2022.1). Dengan ini kami informasikan mahasiswa penerima beasiswa Transmigrasi belum bisa untuk melakukan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) karena pihak Kementerian Transmigrasi belum mentransferkan UKT mahasiswa penerima beasiswa Transmigrasi.

Surat pemberitahuan dapat diunduh DI SINI

WhatsApp Image 2021-06-26 at 06.08.19

KOLABORASI ANTAR PERGURUAN TINGGI SEBAGAI UPAYA IMPLEMENTASI KURIKULUM MBKM

HUMAS–FST- Pandemi Covid-19 yang belum reda sampai saat ini tidak menyurutkan antusiasme civitas akademika Fakultas Sains dan Teknologi dalam mengikuti Seminar Nasional Biologi yang merupakan kolaborasi antara Universitas Negeri Padang (UNP), UIN Syarif Hidayatullah, dan UIN Raden Fatah Palembang. Seminar Nasional yang bertema “Integrasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam Menghasilkan Produk Sains Berbasis Kearifan Lokal” (Sabtu, 26/06/2021).

Dekan FST UIN Raden Fatah Palembang yang diwakili Wakil Dekan III, Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa Seminar Nasional Biologi ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Beliau berharap kegiatan-kegiatan kolaborasi seperti ini dapat rutin diadakan karena saat ini ada 2 faktor penting yaitu silaturahmi dalam Islam yang harus selalu kita jaga bersama, serta sebagai salah satu komponen pengisian Borang Akreditasi.

Lebih lanjut, Wakil Dekan III dalam sambutannya juga menyampaikan, saat ini perguruan tinggi harus berkolaborasi baik antar mahasiswa, dosen, maupaun perguruan tinggi masing-masing. Era digital yang saat ini sedang dihadapi, praktis sangat membantu dalam terjalinnya kolaborasi-kolabari kegiatan seperti ini. Melalui kegiatan virtual dengan memanfaatkan teknologi, membuat kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terjangkau secara luas. Hal ini tentu saja dapat bermanfaat bagi masing-masing perguruan tinggi dalam mendesiminasikan produk-produk hasil risetnya masing-masing.

Wakil Dekan III juga menyampaikan permohonan maaf dikarenakan Bapak Dekan FST dalam waktu yang bersamaan sedang menghadiri acara Wisuda yang ke-77 UIN Raden Fatah Palembang. Dekan FST menyambut baik kegiatan Seminar Nasional Biologi ini dan berharap di masa yang akan datang dapat diperluas bidang-bidang kajian terutama yang mengkaitkan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman. (BnR)

Banner Yudisium XVI

YUDISIUM SARJANA XVI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

HUMAS–FST- (Kamis, 24/06/2021) Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang mengadakan Yudisium Sarjana yang ke-16 di Kampus B Jakabaring Palembang. Berbeda dengan periode sebelumnya yang dilaksanakan di Auditorium Perpustakaan Pusat, Yudisium periode ini dilaksanakan di Ruang Teater Lantai 4 Gedung Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang. Jumlah mahasiswa yang diyudisium adalah sebanyak 15 orang yang terdiri dari 9 orang mahasiswa program studi Biologi, 3 orang mahasiswa program studi Kimia, dan 3 orang program studi Sistem Informasi.

Pelaksanaan Yudisium XVI ini dilakukan secara offline/luring dengan menghadirkan secara langsung orang tua/wali dari mahasiswa. Hal ini merupakan sebagai bentuk apresiasi Fakultas Sains dan Teknologi terhadap orang tua/wali yang telah membesarkan anak-anak mereka dan mempercayakan anak-anak mereka mendapatkan ilmu di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang. Kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Rektor I UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Muhammad Adil, M.A. ini diawali oleh sambutan beliau dikarenakan padatnya jadwal Wakil Rektor I di beberapa lokasi secara bersamaan.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I mengucapkan selamat kepada para peserta Yudisium Fakultas Sains dan Teknologi dan terkhusus kepada orang tua/wali mahasiswa. Beliau juga berpesan kepada para peserta Yudisium untuk selalu menjaga nama baik almamater karena berbeda dengan ketika mereka masih menjadi mahasiswa yang apabila salah masih dibimbing dan dibenarkan, tetapi berbeda jika sudah terjun ke masyarakat. Segala bentuk tingkah laku dan perbuatannya akan selalu dinilai dan diawasi oleh masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor I juga menyampaikan agar selalu berhati-hati dalam hidup bermasyarakat karena masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang plural dan penuh dengan keberagaman. Harus pandai memanfaatkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh semasa kuliah.

Kegiatan Yudisium juga dihadiri oleh pimpinan serta dosen Fakultas Sains Teknologi UIN Raden Fatah Palembang. Pada kesempatan tersebut, Dekan FST, Dr. Munir, M.Ag. dalam sambutannya menyampaikan selamat dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan study-nya di Fakultas Sains dan Teknologi. Yudisium merupakan salah satu proses akademik yang harus dilalui oleh mahasiswa. Melalui yudisium, mahasiswa dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Sarjana. Berkaitan dengan tema Yudisium XVI yaitu “Membangun Generasi Saintek yang Unggul dan Berkarakter Islami Menghadapi Tantangan di New Era Society 5.0”, dekan berpesan agar mahasiswa bisa menyesuaikan diri hidup di tengah masyarakat. Dibutuhkan kecerdasan konstruktif dan kemampuan adaptif kolaboratif agar bisa eksis dan menjadi pemenang di era digital saat ini. Alumni Fakultas Sains dan Teknologi juga harus memperkuat identitas diri dengan karakter islami agar tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal negatif. (BnR)

20210616_101415

Kerjasama Fakultas Sains dan Teknologi dengan Balitbangda Provinsi Sumatera Selatan

HUMAS–FST- (Rabu, 16 Juni 2021) Fakultas Sains dan Teknologi melakukan kerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan di kantor yang beralamatkan di Jl. Demang Lebar Daun No. 4864, Ilir Barat I kota Palembang. Hadir dalam kegiatan perancangan MoU tersebut Dekan FST, Dr. Munir, M.Ag., Wakil Dekan I, Dr. Irham Falahudin, M.Si, Wakil Dekan II, Dr. Delima Engga Maretha, M.Kes, AIFO, Wakil Dekan III, Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd., Plt. Kabag TU, Zulhamdi Hasbi Tanjung, M.M., Staf Akademik, Kemahasiswaan & Alumni, Hj. Robiatun, M.Kes., serta Kaprodi dan Sekprodi di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi. Sementara itu dari pihak Balitbangda Sumsel, hadir secara langsung Kepala Balitbangda Sumsel, Dr. Ekowati Retnaningsih, SKM., M.Kes., Kasubbag Perencanaan dan Kerjasama, Yosi Fatriyanti, S.P., dan Hendrikson sebagai peneliti.

Dekan FST dalam sambutannya menyampaikan kerjasama yang dijalin ini merupakan sebagai bentuk implementasi dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang terdiri dari Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, serta Pengabdian kepada Masyarakat. Kerjasama ini juga diharapkan mencakup bidang profesional dan pengembangan keilmuan dikarenakan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang saat ini sudah memiliki Sarana dan Prasarana berstandar Internasional dalam bentuk Laboratorium Terpadu. Lebih lanjut Dekan menyampaikan bahwa kolaborasi yang terjalin dengan mitra merupakan sebuah tuntutan dari pemerintah agar kualitas dari lulusan perguruan tinggi dapat ditingkatkan.

Sesuai dengan Indeks Kinerja Utama (IKU) dari Rektor UIN Raden Fatah Palembang, saat ini kualitas suatu Perguruan Tinggi dilihat dari outcomenya bukan hanya outputnya saja. Oleh sebab itu, kerjasama yang dijalin nanti dapat berupa kuliah tamu dengan memberikan materi pengayaan yang sesuai dengan matakuliah prodi, diseminasi hasil-hasil riset tenaga pendidik dan mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi agar dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat, serta peningkatan SDM masyarakat melalui kegiatan pengabdian kolaborasi FST dan Balitbangda Sumsel.

Selanjutnya Kepala Balitbangda Sumsel menyampaikan beberapa informasi terkait program-program serta kegiatan yang dilakukan di Balitbangda Sumsel. Di antaranya adalah program One Day One Inovation  yang merupakan pengenalan produk-produk hasil riset maupun inovasi dari masyarakat maupun lembaga-lembaga terkait melalui media youtube. Selain itu untuk memperkaya pengetahuan dari mahasiswa, Balitbangda Sumsel juga memiliki Science Techno Park yang terletak di Indralaya dan Kebun Raya Sriwijaya yang fokus pada tanaman obat dan pewarna alami. Selain itu, adanya Desa Inovasi yang dikelola oleh Balitbangda Sumsel juga dapat dijadikan Pengabdian kepada Masyarakat oleh dosen FST. (BnR)

WhatsApp Image 2021-06-14 at 10.46.09

PERKUAT MUTU TATA KELOLA, FAKULTAS SAINSTEK UIN RADEN FATAH PALEMBANG BEKERJASAMA DENGAN 13 FAKULTAS SAINSTEK UIN SE-INDONESIA

HUMAS–FST- Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang melakukan penandatangan kerjasama (MoA) dengan 13 Fakultas Sains dan Teknologi UIN se-Indonesia, yaitu dengan: (1) FST UIN Maulana Malik Ibrahim Malang; (2) FST UIN Syarif Hidayatullah Tangerang Selatan; (3) FST UIN Sunan Gunung Djati Bandung; (4) FST UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; (5) FST UIN Alauddin Makassar; (6) FST UIN Sunan Ampel Surabaya; (7) FST UIN Sunan Maulana Hasanuddin Serang; (8) FST UIN Walisongo Semarang; (9) FST UIN Sultan Syarif Kasim Pekanbaru; (10) FST UIN Sultan Thaha Saifuddin Muaro Jambi; (11) FST UIN Sumatera Utara Medan; (12) FST UIN Ar-Raniry Banda Aceh; serta (13) FST UIN Imam Bonjol Padang bertepatan dengan kegiatan Review Revitaliasi Laboratorium Fakultas Sains dan Teknologi UIN se- Indonesia yang dibuka langsung oleh Dirjen Diktis Kementerian Agama RI, bertempat di Baobab Safari Resort Prigen-Pasuruan Jawa Timur (Jumat, 11 Juni 2021).

Tujuan diadakannya kerjasama ini adalah untuk membangun dan menguatkan mutu tata kelola Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang dan memperkuat atmosfir akademik, sehingga tingkat inovasi pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat Dosen dan Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang dapat mencapai visi yaitu Unggul dalam bidang sains dan teknologi, berkarakter islami, dan berstandar internasional pada tahun 2030.

Dalam melakukan kerjasama, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Munir, M.Ag. didampingi Wakil Dekan II dan Wakil Dekan I. Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang menyampaikan akan menidaklanjuti kerjasama ini dengan kegiatan-kegiatan nyata yang produktif seperti; implementasi kurikulum kampus merdeka, tim teaching, kolaborasi riset, visiting Lecture, Bencmarking; Sharing pengalaman membangun dan mengimplementasi Sistem dan Standar Mutu, pertukaran mahasiswa. Semua ini akan dioptimalkan untuk menyiapkan mutu lulusan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang.

Screenshot_28

WORKSHOP REVIEW REVITALISASI LABORATORIUM FAKULTAS SAIN DAN TEKNOLOGI MENUJU LABORATORIUM TERAKREDITASI

HUMAS–FST- Pentingnya laboratorium pada Fakultas Sains dan Teknologi di setiap PTK di Kementerian Agama menjadi hal yang wajib dipenuhi sebagai layanan akademik kepada masyarakat. Selain sebagai praktikum mahasiswa, juga dapat dilakukan riset dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk produk sains yang dapat dipublikasikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap laboratorium harus mampu dioptimalkan dan dimodernkan dengan terstandar Internasional. Program revitalisasi ini telah dimulai sejak 2007, sedangkan FST UIN Raden Fatah Palembang mulai ikut program ini sejak 2017 sampai saat ini. Oleh karena itu perlu dilakukan monitoring evaluasi untuk selalu direview keberadaanya dalam rangka upgrading alat dan SDM.

Kegiatan workshop ini diselenggarakan oleh UIN Maliki Malang di Safari Resort, Pasuruan Jawa Timur. Peserta kegiatan ini adalah unsur Dekan dan Wakil Dekan FST se-Indonesia, Alumni/User, Kemenag RI, kaprodi FST di UIN Malang dan Mitra FST. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis s.d. Sabtu (10-12/06/2021) di BAOBAB Safari Resort, Prigen, Pasuruan. Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Diktis Kemenag RI (Prof. Suyitno) dalam arahannya direktur menyampaikan regulasi program unggulan diktis. Dalam hal revitalisasi laboratorium beliau menyampaikan bahwa sarana laboratorium menjadi penting untuk memberikan layanan akademik kepada mahasiswa untuk meningkatkan riset mahasiswa untuk menghasilkan produk yang bisa dipublikasi ke masyarakat. FST di UIN ini adalah untuk menggabungkan  paradigma keilmuan dunia dan keilmuan akhirat (agama). Perlu kesamaan frekuensi itu menjadi penting untuk membangun mimpi bersama FST mengenai revitalisasi laboratorium yang memiliki standar akreditasi nasional dan internasional. Hadir juga Rektor UIN Maliki Malang menyampaikan prestasi laboratorium UIN Malang dalam menghasilkan produk unggulan yang selayaknya untuk dipublikasikan oleh Kementerian. Selanjutnya Prof Haris juga menyampaikan bahwa laboratorium perlu penganggaran serius untuk menghasilkan karya ilmiah  atau produk laboratorium yang  baik. Selanjutnya laboratorium FST ini menggabungkan nilai ilmiah sains dengan nilai-nilai agama seperti ilmuwan muslim masa lampau seperti Avicena (Ibnu Sina).  Ketua Forum FST sekaligus Dekan FST UIN Maliki Malang menyampaikan bahwa  program revitalisasi laboratorium sebaiknya dikembalikan kepada khittahnya, sehingga FST yang baru  bisa dibuatkan rumah baru untuk menyiasati keberadaan laboratorium di Fakultas masing-masing, sehingga terjadi percepatan layanan akademik mahasiswa dan dosen dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Dalam kegiatan Workhsop Revitalisasi Laboratorium tahun 2021 di Taman Safari Resort, Prigen Pasuruan, utusan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang diikuti oleh Dekan (Dr. Munir, M.Ag), Wakil Dekan I (Dr. Irham Falahudin, M.Si) dan Wakil Dekan II (Dr. Delima Engga Mareta , M.Kes) sesuai dengan surat tugas rektor nomor B-000268/Un.09/3.4/KP.01/6/2021 tertanggal 8 Juni 2021 untuk mengikuti kegiatan tersebut. Review revitalisasi ini juga menghadiri narasumber bagian perencanaan Kemenag RI. Bapak Ridwan menyampaikan perlu dibuat policy brief dalam penyusunan revitalisasi ke depan, sehingga perlu kebijakan dan rekomendasi.

Hari kedua dimulai dengan melanjutkan usulan revitalisasi untuk dijadikan naskah akademik untuk diajukan ke bagian perencanaan kementerian agama.  Selanjutnya Pengarahan dari Dirjend Pendis (Prof. Dr. M. Ali Ramdhani, M.T) mengatakan perlu penguatan pentingnya laboratorium yang suistainable, sehingga mampu bertahan  lama. Dengan adanya laboratorium FST menjadikan banyak publikasi internasional dan paten yang dihasilkan oleh PTKIN dengan kolaborasi riset sainsnya. Kemudian Prof. Dr. Kuwat Triyana (inventor GeNose dari UGM) menyampaikan perlu membangun integrasi sistem informasi laboratorium, sehingga bisa di manage dengan baik.  Narasumber  terakhir dari LIPI (Dr. Rifki Sadikin) menyampaikan layanan beberapa laboratorium yang bisa memberikan layanan riset bagi mahaiswa dan dosen seluruh Indonesia dengan menggunakan aplikasi elsa. Beliau juga  LIPI juga melayani magang riset dengan sistem vaucher P-X Point di sistem Elsa, sehingga bisa menjadi bagian kegiatan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM). Hasil workshop ini diharapkan menjadi bahan acuan dan rekomendasi bagian perencanaan kementerian Agama RI dalam menyusun revitalisasi laboratorium pada tahun mendatang. (Irham/WDI)

WhatsApp Image 2021-06-09 at 15.33.59

MAHASISWA SISTEM INFORMASI SABET MEDALI EMAS DI PKM II PTKIN SE-SESUMATERA

HUMAS-FST– Sekali lagi Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi menunjukkan prestasinya di bidang non akademik pada kancah Regional. Atlet pencak silat Univeritas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang berasal dari Program Studi Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi meraih medali emas pada Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) II Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Se-Sumatera yang diselenggarakan di UIN Imam Bonjol Padang. Senin, (6/8/2021).

Medali emas tersebut berhasil diraih oleh Muhammad Risky Alherli, mahasiswa Semester VI Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang. Rizki meraih madeli untuk cabang silat seni tunggal putra dengan memperoleh angka 447. Dalam kesempatan ini, UIN Raden Fatah mengirimkan 2 atlet pencat silat yaitu Muhammad Risky Alherli dan Angelita.

Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd. selaku Wakil Dekan III Fakultas Sains dan Teknologi mengaku sangat bangga dengan prestasi salah satu mahasiswa Sistem Informasi tersebut. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi tidak hanya berprestasi di bidang akademik saja, namun juga non akademiknya juga bagus. Ke depan akan terus dilakukan bimbingan serta pendampingan agar prestasi para mahasiswa bisa meningkat sampai tingkat Nasional bahkan di tingkat Internasional.

Dr. Kun Budianto, M.Si, Ketua Koordinator Kontingen UIN Raden Fatah mengatakan, dengan persiapan yang matang dan motivasi diri untuk meraih hasil yang terbaik, akhirnya atlet pencak silat berhasil mengharumkan almater.

Sementara itu, Wakil Rektor III, Dr. Hamidah, M. Ag juga menyebutkan perolehan medali emas kedua ini makin menambah deretan prestasi dalam bidang akademik maupun non-akademik.

“Semoga atlet dan mahasiswa UIN Raden Fatah pada umumnya terus berupaya mengaktualisasi diri untuk mengukir prestasi,” harap Dr. Hamidah. (BnR)

Screenshot_17

FAKULTAS SAINTEK INISIASI KEGIATAN VISITASI LPH UIN RADEN FATAH PALEMBANG

Sejak berdiri pertama kali Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Raden Fatah Tahun 2017 lalu diinisiasi oleh Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Raden Fatah Palembang. Walaupun lembaga ini belum ada di ortaker UIN Raden Fatah Palembang, namun tetap didukung oleh pimpinan universitas dan fakultas. LPH merupakan salah satu amanat dari Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014. LPH UIN Raden Fatah digawangi oleh Dr. Irham Falahudin, M.Si (Ketua), Syarifah, M.Kes (Sekretaris), 4 orang Auditor (RA. Hoetari Tirta Amalia,M.Kes. Ike Apriani, M.Si. Awalul Fatiqin, M.Si) dengan 2 penyelia halal (Gusmelia Testiana, M.Kom dan Riri Novita Sunarti, M.Si), selain itu LPH didukung oleh tim Kerjasama, Laboratorium dan IT antara lain Siti Rodiah, M.SI (Auditor) Ade Oktasari,M.Sc. Andi Saputra, M.Biomed. dr. Delia Yusfarani, M.Kes. Catur Erigunawan, M.Cs (IT). Sejak berdiri Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Raden Fatah Palembang sebagai salah satu lembaga pemeriksa halal yang ada di institusi Perguruan Tinggi Keagamaan yang ada di Sumatera Selatan sangat tampak pada saat kunjungan visitasi yang ketiga kalinya oleh Tim BPJPH Kemenag RI.

Kegiatan visitasi calon LPH dan Sosialisasi PP Nomor 39 Tahun 2021 telah dilaksanakan pada hari Rabu (2/06/2021) di ruang rapat rektorat lantai 2 Kampus Jakabaring. Kegiatan ini telah dibuka oleh Rektor UIN Raden Fatah Palembang (Prof. Dr. Nyayu Khadijah, S.Ag. M.Si), hadir dalam acara tersebut antara lain, Wakil Rektor 1 (Dr. Muhammad Adil, MA.), Wakil Rektor 2 (Dr. Abdul Hadi, M.Ag), Kepala Biro AAKK (Mirwan Fasta, M.Si), Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (Dr, Munir, M.Ag), Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Dr. Heri Junaidi, M.A), Ketua LPH (Dr. Irham Falahudin, M.Si), Sekretaris LPH (Syarifah, M.Kes.) Tim LPH UIN Raden Fatah Palembang, Ketua Satgas Halal Kanwil Kemenag Sumsel (Drs. Yauza Efendi, M.M). Sedangkan dari Tim BPJPH Kemenag RI ada sembilan orang dengan Koord. Ariyadi, S.Ag.

 

Kegiatan ini merupakan visitasi untuk ketiga kalinya dengan jumlah tim yang cukup banyak dari tim BPJPH. Tim BPJPH melihat dan verifikasi berkas borang LPH, Kantor LPH dan Laboratorium pendukung LPH di Laboratorium Terpadu UIN Raden Fatah Palembang. Dalam sambutannya Rektor menyampaikan bahwa dengan SDM dan Sarana dan Prasarana yang tersedia LPH UIN Raden Fatah sudah selayaknya menjadi prioritas utama bagi LPH di bawah PTKIN. Usulan sudah dikirimkan dan sudah lama menunggu hasil akreditasinya. Jika LPH UIN Raden Fatah Palembang sudah terakreditasi sehingga bisa berkirprah membantu dunia industri dan UMKM yang ada di wilayah Sumatera Selatan dalam pendampingan dan menjalankan pemeriksaan halal. Selanjutnya Ketua LPH UIN Raden Fatah Palembang juga menyampaikan profile LPH dengan visi sebagai  Lembaga Halal Profesional Dan Bermutu Bagi Ummat, dengan dukungan peralatan laboratorium yang modern dan terstandardisasi untuk melakukan pemeriksaan produk halal. Keberadaan LPH ini juga dipertegas oleh Ketua Satgas Halal Kanwil Kemenag Sumsel bahwa saat ini banyak UMKM yang menunggu untuk dilakukan pendampingan dan pemeriksaan halal oleh LPH, namun LPH yang ada saat ini sangat  terbatas, oleh karena itu beliau sangat mendukung apabila LPH UIN Raden Fatah Palembang mendapatkan sertifikat akreditasi, agar bisa ikut berperan dalam pemeriksaan produk halal yang ada di Sumatera Selatan. LPH UIN Raden Fatah telah benyak melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan kantin halal, desa wisata halal dan penelitian tentang makanan halal (2018-2021). LPH UIN Raden Fatah juga sudah banyak menjalin kerjasama dengan beberapa instansi pendukung terkait LPH. Oleh karena itu pada tahun ini harapannya LPH UIN Raden Fatah Palembang telah mendapatkan sertifikat akreditasi LPH.

Akhir kegiatan visitasi dan sosialisasi oleh tim BPJPH Kemenag kembali menegaskan hanya hanya ada satu LPH pada setiap perguruan tinggi yang sama. Selanjutnya tim BPJPH  melakukan peninjauan langsung ke kantor LPH yang baru, kemudian visitasi lapangan ke laboratorium Biomolekuler UIN Raden Fatah Palembang. (IrhamF/Tim LPH)