Perwakilan FST UIN RF Ikuti Workshop Pendidikan SPK Serta Pemanfaatan E-Learning SPK
Friday,04 July 2019 , Berita Fakultas
 Perwakilan FST UIN RF Ikuti Workshop Pendidikan SPK Serta Pemanfaatan E-Learning SPK

FST—Dalam upaya pemahaman mengenai Standarisasi Nasional, Badan Standarisasi Nasional (BSN) menyelenggarakan Workshop Pendidikan Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian (SPK) serta Pemanfaatan E-Learning SPK di Gedung Pascasarjana Uiversitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Kamis (04/07/2019).

 

Acara ini dibuka oleh Dekan FMIPA UNSRI, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar M.Sc. dihadiri oleh 9 orang dosen Biologi, 6 orang dosen Kimia, 5 orang dosen Sistem Informasi (SI), 1 orang staf Laboratorium dan staf Pustakawan serta 18 perwakilan mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang.

 

Seperti pelatihan yang telah diselenggarakan BSN pada umumnya, pelatihan ini terdiri dari penyampaian materi, diskusi, games, dan diakhiri dengan tes berbasis CAT. Adapun materi yang disampaikan yaitu pengantar standarisasi oleh Kristiani Andriani, Pengantar Nilai Kesesuaian dan Metrologi oleh Haryanto dan Pengenalan SNI ISO 9001:2015 oleh Andry R. Prihikmat.

 

Dalam penyampaian materinya Andry R. Prihikmat mengatakan bahwa sampai saat ini BSN sudah memberikan SNI sejumlah 12.049, dimana 200 diantaranya telah diberlakukan secara wajib. Pemateri kedua, Haryanto juga memaparkan bahwa untuk pemenuhan standar garam dapur secara global, kita perlu mencukupi kadar NaCl sebanyak 94%, sedangkan kadar NaCl garam dapur tertinggi yang mampu dihasilkan Indonesia hanya 85%. Pemenuhan standar tersebut pada akhirnya membuat kita kurang lebih selama 20 tahun harus mengimport garam dari negara luar.

 

“Hal ini tentu menjadi tantangan bagi kita, khususnya mahasiswa dan dosen FST untuk membuat sebuah inovasi metode yang dapat meningkatkan kadar NaCl garam di Indonesia.”ujarnya

 

Workshop yang diselenggarakan BSN ini ditutup dengan antusias peserta dalam mengerjakan tes secara online dan doorprize berupa Voucher Internet sejumlah 100 ribu bagi pemenang kuis studi kasus yang diadakan oleh BSN.

 

*Arli

 

 



 

Dr. Munir, M.Ag

 

Dr. Irham Falahudin, M.Si

 

Dr. Delima Engga Maretha, M.Kes, AIFO

-

Dr. Muhammad Isnaini, S.Ag., M.Pd.

Facebook Resmi
Link Internal