PENYUSUNAN DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM PROGRAM STUDI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

HUMAS-FST-UINRF– Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum harus mengacu pada berbagai kebijakan maupun standar nasional dengan karakteristik Pendidikan Tinggi yang wajib menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kurikulum di program studi merujuk kepada cakupan capaian pembelajaran yang ditunjukkan oleh seorang lulusan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 27 September 2021 secara online via ZOOM Meeting dikarenakan masih masa pandemi Covid 19, dengan mengusung tema yaitu penyusunan dan pengembangan kurikulum Program Studi Fakultas Sains dan Teknologi. Turut bergabung kegiatan ini yaitu Ketua LPM, Dr. Syahril Jamil, M.Ag, Wakil Dekan 1 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan,  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dekan dan para Wakil Dekan beserta dosen dilingkungan Fakultas Sains dan Teknologi.

Pada kegiatan ini Ketua GPMF Ruliansyah, M.Kom dan Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Dr. Munir, M.Ag  memberikan kata sambutan  menyatakan kurikulum itu sifatnya dinamis, flexsibel dan responsif terhadap perkembangan masyarakat termasuk didalamnya ilmu pengetahuan teknologi mengikuti perkembangan serta kebutuhan masyarakat oleh karena itu perkembangan kurikulum lazimnya diikuti need assesment atau uji butuh untuk meyakinkan bahwa apa yang ditawarkan sebagai bentuk layanan kepada masyarakat ada baiknya ada penelitian atau survei tentang kebutuhan yang diharapkan masyarakat terhadap Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang agar bisa dipilah sesuai prodi masing-masing.

Adapun Narasumber kegiatan ini yaitu Dr. Ir. Syamsul Arifin, MT Dosen Tetap Jurusan Teknik Fisika FTI ITS  yang mana mengatakan bahwa ada 2 Isu yang santer sekarang mengenai kurikulum program studi yaitu Kebijakan Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka dimana mendorong mahasiswa untuk mendapatkan pilihan-pilihan belajar di luar kampusnya dengan jumlah SKS nya yang lebih besar dan Paradigma pendidikan yang berorientasi pada outcome Case Education yang didorong oleh kementrian dan stakeholder(Fath)

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *