Webinar Series Kimia

Webinar Series 2 Kimia

Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari satu tahun ini membuat para peneliti di bidang sains melakukan banyak pengembangan terhadap teknologi terbarukan  guna membantu penanganan covid -19 mulai dari penemuan obat-obat terbaru hingga alat-alat teknis yang dapat menunjang dalam mendeteksi gejala tersebut.  Salah satu teknologi yang juga dijadikan alat dalam penanganan covid-19 dan di banyak bidang kesehatan lainnya adalah X-Ray.  Dengan pendekatan machine learning (X-Ray), para ahli di bidang kedokteran telah berhasil melakukan segmentasi lapang paru pada pasien penderita.

Prodi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang kembali menggelar webinar series #2 yang bertema “Applied Science and Cutting-Edge Technology” secara virtual, Minggu (28/02/2021).

Webinar series #2 di buka oleh wakil dekan I bapak Dr. Irham Falahudin, M,Si. Dalam kata sambutannya beliau mengapresiasi kegiatan webinar ini. Menurut beliau perkembangan teknologi dan penelitian-penelitian SAINS untuk menunjang hal tersebut sangat diperlukan. Beliau berharap seminar ini menjadi wadah untuk para peneliti bersinergis menemukan ide-ide baru di dunia SAINS dan Teknologi.

Webinar series#2 ini dimoderatori oleh Ichsan founder ORINGINATHINK yang juga merupakan dosen kimia UIN Raden Fatah Palembang. Webinar ini menghadirkan pembicara pertama yaitu Komang Gede Yudi Arsana- Ph,D Candidate KTH Royal School of Tech Stockholm, Sweden.

Dalam seminarnya Komang membicarakan risert penelitian yang sedang dikerjakannya di sweden yaitu mengenai penggunaan X-Ray dalam bidang kesehatan.  Menurut komang “Pemeriksaan x-ray adalah salah satu teknik pencitraan medis yang menggunakan radiasi elektromagnetik untuk mengambil gambar atau foto bagian dalam tubuh. Prosedur ini merupakan bagian dari pemeriksaan penunjang untuk keperluan penegakan diagnosa yang lebih akurat”.

Pembicara kedua Jauharuddin Luthfi Al-Jabbar, M.Si, Dosen Kimia Fisik UIN Raden Fatah Palembang memfokuskan materinya terhadap konsep kimia dalam aplikasi pembelajaran di masyarakat. Kimia yang sangat dekat dengan kehidupan seringkali menjadi momok yang menakutkan. Hal ini karena konsep dasar kimia yang belum tersampaikan secara komprehensip sehingga menjadi berita yang simpangsiur di masyarakat, dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Selain menyampaikan materi komang juga membagi pengalamannya dalam mendapatkan beasiswa Doktoral di Swedan. “Setiap orang punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan beasiswa dan bersekolah keluar negeri dan berkontribusi untuk Indonesia” kata Komang.  Komang juga membagikan tips dan trik bagi mahasiswa yang ingin mengambil beasiswa sekolah keluar negeri. Di akhir acara komang menyampaikan bahwa ia membuka kesempatan bagi para peneliti yang juga ingin bersinergis di penelitian yang sama dalam aplikasi X-Ray, karena menurut komang peneliti kimia memiliki kesempatan besar dalam hal tersebut.

Penulis . DFY

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *